PEKANBARU - Dalam upaya meningkatkan kualitas demokrasi di Provinsi Riau, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menetapkan target partisipasi pemilih yang ambisius pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2024. Ketua KPU Riau, Rusidi Rusdan, berkeinginan kuat untuk mencapai angka partisipasi hingga 80 persen dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.
Harapan tersebut disampaikan Rusidi Rusdan dalam sambutannya pada acara peluncuran tahapan dan jadwal Pilgubri 2024 yang diselenggarakan di Halaman Anjungan Seni Idrus Tintin, Kota Pekanbaru, pada Senin (20/05) malam.
"Kami menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada tahun ini dapat mencapai 80 persen, meningkat signifikan dari angka 59 persen pada Pilkada 2018 lalu," ungkapnya.
Rusidi menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya secara maksimal untuk meningkatkan kesadaran demokrasi masyarakat Riau jelang penyelenggaraan Pilkada. Sosialisasi dan edukasi kepada publik terus digalakkan agar pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Pengalaman sukses dalam menyelenggarakan Pemilu Presiden dan Legislatif pada Februari 2024 lalu menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan Pilgubri kali ini.
"Saya yakin, dengan pengalaman kami dalam melaksanakan Pemilu Presiden dan Legislatif yang sukses pada Februari 2024 lalu, kami memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan Pilgubri 2024 ini dengan jauh lebih baik dibandingkan Pilkada sebelumnya," terangnya.
Meskipun demikian, Rusdan menyadari bahwa keberhasilan Pilgubri 2024 tidak dapat dicapai oleh KPU Riau seorang diri. Dibutuhkan sinergi dan tanggung jawab bersama dari seluruh pemangku kepentingan serta elemen masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi tersebut. Oleh karena itu, ia mengajak segenap pihak untuk saling mendukung dan berkolaborasi sesuai dengan kewenangan masing-masing.