26 Hektare Lahan di Rokan Hilir Terbakar

26 Hektare Lahan di Rokan Hilir Terbakar

PEKANBARU  - Lahan seluas 26 hektare  terbakar di Kabupaten Rokan Hilir,  Sabtu (27/7/2024).

Kebakaran lahan  yang terjadi di tiga desa pada tiga kecamatan itu mengakibatkan munculnya 45 titik api yang terdeteksi BMKG Pekanbaru.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni menjelaskan, 20 hektare lahan terbakar di Jalan Swadaya Kepenghuluan (Desa) Pasir Limau Kapas Kecamatan Pasir Limau Kapas, 2 hektare di Kecamatan Bangko, dan 4 hektare di Tanah Putih.

"Kami, TNI-Polri menemukan total lahan terbakar seluas 26 hektare," ujar Isa.

Ratusan personel gabungan disebar di titik lahan yang terbakar. Isa memimpin langsung upaya pemadaman yang dilakukan bersama TNI, BPBD, Manggala Agni dan tim lainnya 

"Lahan yang terbakar berupa tanaman sawit yang semak seluas 20 hektare, saat ini api sudah padam dan hanya meninggalkan kepulan asap tebal," kata Isa.

Personel yang dikerahkan untuk memadamkan api dari Polres Rohil 160 orang, Brimob 30 orang, TNI 40 orang, Manggala Agni 30 orang, Masyarakat Peduli Api 50 orang, BPBD 40 orang dan dibantu warga 6 orang.

"Tadi kita dibantu helikopter 3 unit untuk melakukan water bombing atau bom air. Ada juga 3 alat berat untuk melakukan penyekatan agar api tidak menjalar lebih luas dan mini striker 20 unit, selang 135 guling dan mesin robin 8," kata Isa.

Isa menyebut, saat ini tim gabungan TNI Polri bersama dengan masyarakat sedang melakukan pendinginan titik api. Api sudah padam namun masih menimbulkan asap kecil.

"Kami tetap berjaga di lokasi hingga malam, karena apabila ada angin kencang tidak menutup kemungkinan api hidup kembali," jelas Isa.

Isa menambahkan, dalam upaya pemadaman pihaknya mengalami sejumlah kendala. Seperti lokasi lahan terbakar yang jauh, angin yang berhembus sangat kencang serta sumber air susah dan sangat jauh.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Karena kita akan selidiki dan tangkap pelakunya," tegas Isa.