PEKANBARU - Kampanye dialogis Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru nomor urut 1 Muflihun dan Ade Hartati kembali memukau warga. Kampanye Paslon Bertuah yang berlangsung di Bandar Kupie Aceh, Jalan Senapelan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Selasa (22/10/2024) dihadiri sekitar 500 warga.
Mereka datang untuk memberikan dukungan serta menyampaikan aspirasi mereka selama ini.
Seorang tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2019-2024 Suherman, atau yang lebih dikenal dengan Herman Abak, mengaku terkesan dengan penjelasan Muflihun.
"Pemaparan Pak Muflihun itu menghipnotis. Luar biasa, isinya 'daging' semua. Bukan sekadar janji, ini fakta," ujar Herman.
Menurutnya, dari delapan program yang dipaparkan, lima di antaranya sudah terbukti saat Muflihun menjabat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru. Program tersebut tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari warga Pekanbaru.
Herman menilai, Muflihun sebagai sosok pemimpin visioner yang paham akan kebutuhan kota. Dengan latar belakang sebagai satu-satunya calon Walikota lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Muflihun dianggap memiliki kapasitas sebagai birokrat yang mampu memahami dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara nyata.
"Ketika menjabat Pj Walikota, beliau juga berani mengambil kebijakan strategis, seperti mengembalikan insentif untuk RT/RW, pengurus masjid paripurna, dan LPM. Ini tidak hanya janji, tapi fakta yang sudah beliau wujudkan selama satu tahun penuh," sebutnya.
Ia mengingatkan, kebijakan ini menjadi salah satu solusi atas masalah insentif yang sebelumnya hanya diterima sebagian kecil dari periode yang seharusnya.
Kampanye Muflihun-Ade Hartati kali ini tidak hanya menyajikan program, tetapi juga menunjukkan kesiapan pasangan ini untuk melanjutkan kepemimpinan yang pro-rakyat. Di tengah atmosfer Pilkada yang kian memanas, Muflihun berupaya menjaga etika politik yang santun, menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan serta dukungan dari pemerintah pusat untuk memajukan Pekanbaru.
Bagi warga yang hadir, kampanye ini tidak sekadar janji politik, tetapi gambaran nyata dari keberhasilan yang sudah dirasakan, serta harapan bagi masa depan kota yang lebih baik.
"Jadi program ini tidak hanya 'omon-omon' saja. Yang lain baru berjanji kita sudah melakukan," ucapnya.**