Uji Coba Feeder Bus TMP, Empat Mobil Listrik Akan Layani Purwodadi dan Cipta Karya Secara Gratis

Uji Coba Feeder Bus TMP, Empat Mobil Listrik Akan Layani Purwodadi dan Cipta Karya Secara Gratis

PEKANBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru melakukan sosialisasi angkutan feeder Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) di Kecamatan Tuah Madani. Sosialisasi itu berkaitan dengan akan adanya uji coba dari pihak swasta terkait dengan angkutan feeder yang menggunakan mobil listrik.

Dalam sosialisasi itu, Dishub bersama Kalista Group melibatkan kecamatan, lurah, serta RT/RW untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum di Pekanbaru.

Ada empat unit mobil listrik yang akan dilakukan uji coba dalam pekan ini juga. Nantinya, empat unit tersebut akan melayani angkutan penumpang Bus TMP dari permukiman warga ke halte.

Kepala Dishub Pekanbaru melalui, Kabid Angkutan Khairunnas mengatakan, bahwa ada dua rute yang akan dilayani empat unit feeder tersebut.

"Untuk rutenya dari Jalan Purwodadi sampai ke Rumah Potong Hewan (RPH). Kemudian rutenya dari Cipta Karya sampai ke RPH. Itu melayani bolak-balik," ujar Khairunnas, Senin (2/12/2024).

Ia menyebut, untuk layanan angkutan feeder ini dinamakan dengan "Oplet Pekan". Uji coba feeder dengan mobil listrik akan berlangsung selama dua bulan kedepan.

Terkait biaya operasional, kata Khairunnas, akan ditanggung oleh pihak swasta yakni Kalista Group. Baik dari operator hingga perawatan kendaraan.

Dikatakannya, selama uji coba ini akan digratiskan biaya jasa angkutan. Para penumpang atau masyarakat tidak perlu membayar selama masa uji coba tersebut.

Sementara untuk launching Oplet Pekan tersebut, akan dimulai pada Kamis (5/12) pekan ini. Saat itu juga, empat unit Oplet Pekan akan melayani penumpang di Jalan Purwodadi dan Cipta Karya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menggunakan angkutan umum yang disediakan Pemko Pekanbaru ini. Menurutnya, hal ini adalah salah satu solusi untuk mengurangi kecamatan dengan menggunakan kendaraan umum.

"Mari kita sama-sama menggunakan transportasi umum, sehingga kemacetan di Kota Pekanbaru bisa terurai," imbaunya.