PEGADAIAN LIGA 2 INDONESIA

PSIM Lolos Otomatis, PSPS Bidik Tiket Liga 1 via Jalur Play Off

PSIM Lolos Otomatis, PSPS Bidik Tiket Liga 1 via Jalur Play Off
Pemain PSPS Fitra Ridwan mencoba mengamankan bola yang akan direbut pemain PSIM Jogjakarta pada laga yang berakhir 2-1 untuk tuan rumah di Stadion Mandala Krida.

PEKANBARU, celotehriau.com -- PSIM Jogjakarta,  berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru pada laga pamungkas babak 8 besar grup X , 2-1 di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta, Senin ( 17 /2/2025).

Kemenangan ini membuat Laskar Mataram julukan PSIM secara otomatis lolos ke Liga 1 Indonesia musim depan mendampingi Bhayangkara FC dari grup Y.

PSIM Yogyakarta sukses menjinakkan 10 pemain PSPS Pekanbaru. Askar Bertuah gagal melakukan revans atas kekalahannya pada pertemuan pertama di Pekanbaru.

Dua gol PSIM Jogjakarta dicetak lewat tendangan 12 pas oleh Rafinha menit ke-12 dan Roken Tampubolon menit ke-87. Sementra  gol balasan PSPS Pekanbaru dicetak oleh Ilham Fathoni lewat titik putih menit ke-37.

Kekalahan ini membuat tim Askar Bertuah besutan Aji Santoso harus merebut tiket promosi melalui laga Play Off kontra runner up grup Y.

Jika berhasil menjadi pemenang maka sebagai peringkat ketiga PSPS Pekanbaru berhak promosi ke Liga 1 Indonesia musim depan.

Kondisi ini pernah dialami PSPS  Pekanbaru  pada 2010 . Askar Bertuah yang diarsiteki Abdul Rahman Gurning berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya 4-1  pada laga perebutan peringkat ketiga di Samarinda  Kalimantan Timur.

Tim  yang dimanajer Dastrayani Bibra alias Bang Ide lolos ke kasta tertinggi Tanah Air bernama Indonesia Super League.

Kondisi ini adalah kali ketiga PSPS memilki peluang promosi . Sebelumnya tahun 1999 PSPS  yang diperkuat  Miskardi, Syamsuddin, Agusrianto dan kawan-kawan lolos ke. kompetisi kasta tertinggi Indonesia bernama Divisi Utama  setelah di final mengalahkan Indocement 2-1 di stadion Sanggraha Lebajk Bulus.

Seluruh pendukung PSPS Pekanbaru berharap PSPS segera bangkit dan merebut tiket melalui jalur play off.

PSPS Pekanbaru pasti bisa mewujudkan asa seluruh pecinta setianya, setelah 11 tahun menunggu  untuk bermain di kompetisi  kasta tertinggi dan terakbar di Tanah Air.***