Menjelang Lebaran, Satlantas Polres Kampar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Menjelang Lebaran,  Satlantas Polres Kampar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

KAMPAR - Jalur Riau-Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan akan menjadi salah satu jalur terpadat saat arus mudik lebaran atau Idulfitri di Riau tahun ini.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polres Kampar telah menyiapkan berbagai strategi guna memastikan kelancaran lalu lintas, terutama di titik-titik rawan kemacetan.

Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari mengatakan, pihaknya telah mendirikan pos pengamanan (Pospam) di beberapa lokasi strategis, termasuk gerbang tol dan jalur utama menuju Sumatera Barat.

Selain itu, tim di lapangan telah diberikan arahan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan.

"Kami sudah melaksanakan imbauan kepada masyarakat dan mempersiapkan skenario rekayasa lalu lintas, khususnya di tol," ungkap AKP Vino.

"Biasanya, antrean panjang terjadi di gerbang tol, baik yang keluar maupun masuk. Kami telah menyiapkan beberapa solusi, seperti taping manual, penggunaan mesin ADC, serta pembukaan gerbang tambahan untuk mengurai antrean," tambah AKP Vino.

Selain itu, Polres Kampar juga telah membentuk tim khusus untuk menangani kemacetan di jalur arteri.

"Dari analisa beberapa tahun, tahun kemarin kemacetan di jalur arteri lumayan bisa terhindari karena mayoritas pengguna jalan menggunakan tol," ujarnya.

"Sehingga beberapa jalur yang biasanya macet di jalan arteri, seperti di Pasar Kuok, Pasar Air Tiris dan lokasi lainnya, hasil pantauan tahun lalu, jalur ini relatif lebih kondusif," imbuhnya.

Lebih lanjut, AKP Vino menyebutkan, puncak arus mudik sendiri diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Lebaran.

Namun, kepadatan diprediksi tidak terlalu signifikan karena banyak pekerja dan pelajar yang sudah mulai libur lebih awal. Dia juga mengimbau agar pengendara tetap hati-hati saat melaksanakan mudik lebaran.