KUANSING - Tahun ini pagelaran Silat Pangean dihelat semarak, Senin (31/3/2025). Pasalnya, ratusan murid yang terseber di berbagai daerah di Provinsi Riau hadir menampilkan permainan silat yang dimainkan di Laman Silat Pangean Datuk Pangulu Nagori Pangean, Koto Tinggi Pangean, Pangean, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Ada permainan Silat Pangean dengan tangan, dengan pedang dan perisai. Permainan silat ditutup dengan penampilan Silat Pangean "Kopuang Barompek". 1 lawan 4 orang. Artinya, 1 orang bisa menumbangkan 4 musuh.
Di hadapan ratusan pasang mata, para anak murid di masing-masing laman menampilkan permainannya di hadapan para Datuk Pangulu Nen Barompek, dan pemangku adat lainnya beserta para guru silat Pangean dan khalayak ramai.
Diketahui, Silat Pangean, dimainkan setiap 1 Syawal, sejak silat ini dimainkan di depan khalayak ramai di negeri asalnya, Pangean. Selanjutnya, 2 Syawal hingga seterusnya, permainan Silat Pangean ditampilkan di berbagai laman silat yang ada di luar Negeri Pangean.
Kendati dihadapkan dengan kemajuan zaman, anak-anak murid Silat Pangean, baik yang ada di wilayah Pangean maupun yang berasal dari luar Pangean atau dikenal laman di rantau tetap semangat meramaikan prosesi permainan Silat Pangean di negeri asalnya itu.
"Alhamdulillah. Silat Pangean bisa kembali dihelat. Dan ini terasa lebih semarak. Karena setiap laman terlihat antusias mengutus muridnya," ucap Syukurman Datuak Maruangso, salahseorang Pangulu Nen Barompek Nagori Pangean, usai pagelaran.
Silat Pangean ini adalah kebanggaan bagi anak cucu kemenakan yang diwarisi sejak lama. Sebelum permainannya ditampilkan di laman-laman lain, maka setiap 1 Syawal, Silat Pangean ditampilkan di negeri asalnya terlebih dahulu.
Salahseorang murid, Gazali (14), menilai, pagelaran Silat Pangean tahun ini terlihat ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Ia mengaku asyik telah menjadi murid Silat Pangean.
"Alhamdulillah. Ramai tadi. Ramai dari yang tahun kemarin," ucap muris Silat Pangean dari Sukaping Pangean, terpisah.
Salahseorang tokoh masyarakat Pangean di perantauan, Dr Mardianto Manan MT IAP mengapresiasi, Silat Pangean yang terjaga eksistensinya hingga sekarang.
"Silat ini kebanggaan bagi kita orang Pangean khususnya. Dan ini adalah aset budaya tak benda yang harus terus kita jaga," katanya.
Ke depan, mantan Anggota DPRD Riau itu berharap Silat Pangean ini hendaknya bisa terus berkembang. Ia berharap, ada dukungan dari pemerintah ke depan. Terutama soal sarana dan prasarana penunjang silat ini.
"Silat Pangean ini adalah aset tradisi yang telah kita warisi. Ini kebanggaan dan menyatukan kita semua. Terlebih lagi, Silat Pangean ini telah dikenal dimanapun. Baik di dalam maupun di luar negeri. Tentu kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah untuk kemajuan ke depan," harapnya, terpisah.