Pasca Lebaran

Gepeng Kembali Menjamur di Kota Pekanbaru, Ini Respon DPRD

Gepeng Kembali Menjamur di Kota Pekanbaru, Ini Respon DPRD

PEKANBARU - Pasca Lebaran atau Idulfitri 2025, gelandangan dan pengemis (gepeng) semakin marak di Kota Pekanbaru. Hal tersebut terlihat di beberapa titik traffic light yang ada di ruas jalan Kota Pekanbaru.

Menanggapi itu, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Doni Saputra mengimbau Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru untuk mengambil sikap dan tidak membiarkan gepeng menjamur di Kota Pekanbaru.

"Kemarin ketika di lampu merah (traffic light), saya lihat banyak gepeng yang mendatangi mobil saya, setiap berapa menit itu ada, gak bisa dihitung saking banyaknya. Kalau ini dibiarkan, mereka akan berkembang biak. Makanya kita minta Dinas Sosial kalau ada aturan dan sanksi nya silahkan dijalankan, supaya memberikan efek jera agar tidak ada lagi gepeng-gepeng yang berdatangan ke Kota Pekanbaru," ungkap Doni, Sabtu (12/4/2025).

Ia menegaskan, kalau tidak diberi sanksi, gepeng-gepeng tersebut akan banyak berkeliaran di lampu merah, di tempat keramaian di Kota Pekanbaru, sehingga membuat resah masyarakat.

"Sudah ada Perda yang mengatur terkait gepeng ini, silahkan dijalankan. Setelah lebaran ini, Dinas Sosial harus bekerja ekstra karena gepeng sudah marak dan menjamur di Pekanbaru. Bahkan ada yang pukul-pukul kaca mobil, ada yang membersihkan mobil, dan saya lihat ada juga yang bawa anak kecil," tegasnya.

Dikatakannya, Dinas Sosial harus menurunkan satgas-satgasnya untuk memberantas gepeng yang ada di Kota Pekanbaru. Kalau ada gepeng yang tidak punya identitas diminta kembali pulang, dan berikan sanksi.

"Kita minta ke Dinas Sosial bekerja ekstra ketat, silahkan satgas nya kerjasama dengan Satpol PP sebagai penegak Perda, dan berantas gepeng-gepeng di lampu merah dan tempat keramaian. Kalau ini terus dijalankan, selalu rutin, mungkin gepeng tidak akan ramai lagi di Kota Pekanbaru," tutupnya.