PEKANBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru tengah melakukan perawatan dan penggantian lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sudah kedaluwarsa, terutama di jalan-jalan protokol.
Saat ini, Dishub masih menggunakan stok lampu tahun lalu karena belum ada pengadaan baru.
Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Kota Pekanbaru, Bagus Saputra, menyebutkan total jumlah lampu jalan di Pekanbaru mencapai 49.006 unit.
Namun, usia pakai lampu tersebut bervariasi, antara 4–5 tahun untuk jalan protokol dan 2–3 tahun untuk jalan lingkungan. Setiap harinya, ada lampu yang kedaluwarsa dan menjadi redup atau bahkan mati total.
Bagus juga menanggapi keluhan masyarakat terkait banyaknya lampu mati di ruas-ruas utama.
"Per hari pasti ada lampu yang habis masa pakainya. Itu sebabnya ada yang terlihat redup. Saat ini kami tetap lakukan perawatan, termasuk patroli keliling dan menanggapi laporan call center," ujarnya.
Fokus perawatan saat ini diprioritaskan di Jalan Sudirman dan Tambusai. Dishub menargetkan penggantian seluruh lampu di Jalan Sudirman selesai dalam dua minggu ke depan. Lampu-lampu lama yang masih layak pakai akan dipindahkan ke jalan lain yang membutuhkan.
"Dari data yang ada, sekitar tiga ribuan unit lampu jalan habis umur pada tahun ini. Penggantian akan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas di jalur protokol untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," katanya.
Sebelumnya, warga mengeluhkan minimnya penerangan di Jalan Arifin Ahmad, Sudirman, Soekarno-Hatta, dan SM Amin yang menyebabkan kekhawatiran akan potensi kecelakaan dan kriminalitas.
Pantauan di lapangan pada Senin (21/4/2025) malam menunjukkan bahwa beberapa titik di Jalan Sudirman Ujung menuju Rumbai gelap total. Hanya beberapa titik yang masih memiliki penerangan yang layak.
"Lampu jalan di kawasan ini sudah lumayan, tapi memang ada yang redup, bahkan mati total. Kami khawatir, apalagi kalau malam hari. Jalan jadi gelap dan rawan kecelakaan," kata Azhar, warga Kecamatan Binawidya.