CELOTEHRIAU - Tuan rumah asuhan Gian Piero Gasperini secara matematis mengamankan tiket Liga Champions setelah menang 2-1 dalam partai Atalanta vs Roma di Stadion Azzurri d'Italia, Selasa (13/5/2025) dini hari WIB.
Atalanta unggul berkat gol-gol Ademola Lookman dan Ibrahim Sulemana. Sementara gol balasan Roma dicetak Bryan Cristante. Kemenangan Atalanta sekaligus mengakhiri catatan 19 pertandingan tak terkalahkan Roma di Serie A.
Ini adalah pertarungan besar karena Giallorossi--julukan Roma--memiliki kesempatan untuk menyalip Lazio dan Juventus setelah kedua tim bermain imbang 1-1. La Dea--julukan Atalanta--harus kehilangan Isak Hien yang terkena sanksi larangan bertanding.
Mereka juga tak bisa memainkan Juan Cuadrado, Sead Kolasinac, Marco Palestra, Giorgio Scalvini, dan Gianluca Scamacca yang cedera. Sementara Ademola Lookman dan Odilon Kossounou bermain sebagai starter meskipun tidak dalam kondisi 100%.
Roma tampil tanpa Lorenzo Pellegrini dan Paulo Dybala, sehingga mereka beralih ke formasi 3-4-2-1 dengan Matias Soulé mendapat peran yang lebih ke depan.
Partai Atalanta vs Roma ini sempat diwarnai kegagalan Charles De Ketelaere memanfaatkan peluang emas saat mendapat umpan silang di lini pertahanan tim tamu. Sementara tembakan jarak jauh Bryan Cristante sempat membuat kiper Marco Carnesecchi harus bekerja keras menghalau bola.
Lookman diragukan tampil karena radang tendon achilles, tetapi ia yang membawa Atalanta unggul. Setelah mengecoh Devyn Rensch, dia kemudian melepaskan tembakan dari jarak 13 meter dan menjebol gawang tim tamu saat pertandingan baru berjalan sembilan menit dalam partai Atalanta vs Roma ini.
Roma sempat menyamakan kedudukan melalui gol Bryan Cristante pada menit ke-32. Tendangan sudut kemudian dimanfaatkan Soulé untuk melepaskan umpan silang ke kepala Bryan Cristante. Sambil membelakangi gawang, dia kemudian menyundulnya ke sudut atas gawang dan membuahkan gol.
Roma memiliki peluang membalikkan ketika Manu Kone dijatuhkan oleh Mario Pasalic. Akan tetapi, penalti tersebut dibatalkan setelah wasit meninjau VAR. Namun hasil tinjauan ulang menunujukkan Kone lah yang menabrak Pasalic.
Gol penentu kemenangan Atlanta terjadi pada babak kedua. Saat pertandingan memasuki menit ke-76, Ibrahima Sulemana berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Ada momen aneh selama perayaan, ketika seorang pendukung Atalanta berlari ke lapangan dan “mencetak gol” dengan menendang bola melewati Svilar.
Roma sempat mendapat peluang ketika Svilar maju untuk memanfaatkan tendangan sudut. Namun, peluang itu gagal membuahkan gol. Skor 2-1 dalam partai Atalanta vs Roma ini bertahan hingga pertandingan usai.