Seluruh JCH Asal Riau Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji

Seluruh JCH Asal Riau Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
ilustrasi

PEKANBARU - Seluruh jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Riau sebanyak 4.046 orang telah tiba dengan selamat di Kota Makkah Al-Mukarramah dan dalam kondisi sehat.

Para jemaah kini tengah bersiap menyambut puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi yang melakukan monitoring langsung ke Arab Saudi, menyampaikan apresiasi atas keteguhan jemaah dan kesiapan para petugas haji.

Dalam kesempatan itu, Muliardi melakukan pertemuan dengan Ketua Kloter (TPHI), Pembimbing Ibadah (TPIHI), Tim Kesehatan (TKHI), dan Petugas Haji Daerah (PHD) di Hotel Meezab Al Adl, Sektor 1 Syisyah.

Muliardi menyampaikan pesan penting kepada seluruh petugas untuk terus menjaga kekompakan dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

"Alhamdulillah, kondisi jemaah kita sehat wal afiat. Mereka aktif mengikuti manasik, pengajian, dan ibadah berjamaah baik di hotel maupun di Masjidil Haram. Ini adalah kabar yang sangat membahagiakan dan menambah semangat kita semua," ucap Muliardi, Ahad (25/5/2025).

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Riau, Defizon juga membenarkan bahwa seluruh kloter jemaah asal Riau telah tiba di Makkah.

Kedatangan terakhir ditandai dengan sampainya Kloter BTH 1, gabungan jemaah Riau dan Jambi, yang menjadi kloter penutup dari Provinsi Riau.

"Seluruh kloter dari Riau telah berada di Makkah dan siap menjalani fase puncak ibadah. Secara keseluruhan, ada lebih dari 5.077 jemaah yang tergabung dari Kloter 3 hingga Kloter 13," kata Defizon.

Defizon menyebut, kondisi jemaah relatif stabil dan terus dipantau oleh tim kesehatan. Mengingat cuaca ekstrem di Makkah, jemaah diimbau untuk menjaga asupan cairan, pola makan, serta menghindari aktivitas fisik berat.

"Para jemaah juga dibekali dengan bimbingan manasik lanjutan untuk memperdalam tata cara ibadah di Armuzna," katanya.