2026 TPA Muara Fajar Ditarget Hasilkan Energi Listrik

2026 TPA Muara Fajar Ditarget Hasilkan Energi Listrik

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar dapat menghasilkan energi listrik mulai tahun 2026.

Proyek ini dikerjakan melalui kerja sama dengan PT Indonesia Clean Energy (ICE) yang kini telah memulai tahap awal pengelolaan sampah menjadi sumber energi.

“TPA Muara Fajar sudah kita kerjasamakan dengan PT ICE, dan mereka yang berinvestasi untuk pengelolaan ini,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Kamis (6/11/2025).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjelaskan bahwa PT ICE saat ini sedang melakukan penataan di area TPA sebagai tahap persiapan.

“Kerjasama dengan ICE sudah berjalan. Sekarang sudah masuk proses penataan di lapangan,” cakapnya.

Menurut Reza, pekerjaan penataan memerlukan waktu karena sistem pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar sebelumnya masih menggunakan metode open dumping. Untuk mengubahnya menjadi sumber energi listrik, sistem tersebut harus diubah menjadi sanitary landfill.

“Penataan ini tidak bisa selesai dalam sebulan, tapi sekarang sedang kita percepat agar sesuai target,” ungkap Reza.

Ia menambahkan, jika tidak ada kendala, pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Muara Fajar dapat mulai beroperasi pada Januari 2026.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, sehingga awal tahun depan TPA Muara Fajar sudah bisa menghasilkan energi listrik,” tukasnya.