Napoli ke Final Supercoppa Usai Singkirkan AC Milan 2-0

Napoli ke Final Supercoppa Usai Singkirkan AC Milan 2-0

RIYADH - Napoli menunjukkan mentalitas juara mereka dengan memastikan satu tempat di partai puncak Supercoppa Italiana (Piala Super Italia) musim ini.

Bertanding di Al-Awwal Park, pada Jumat (19/12/2025) dini hari WIB tim asuhan Antonio Conte tampil sangat dominan dan disiplin untuk mengandaskan perlawanan AC Milan dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini sekaligus membuka jalan bagi Partenopei untuk meraih trofi pertama mereka di musim ini, di mana mereka kini tinggal menunggu pemenang antara laga Bologna melawan Inter Milan.

Laga berlangsung dengan tempo cepat sejak awal. Napoli langsung tampil agresif dan mengambil inisiatif serangan. Peluang berbahaya pertama lahir dari sepak pojok yang dieksekusi Matteo Politano.

Kiper Milan, Mike Maignan, sempat melakukan kesalahan fatal saat gagal menangkap bola dengan sempurna, tetapi sayang Eljif Elmas yang menyambar bola muntah belum berhasil mengarahkan tembakannya ke sasaran.

Napoli terus menekan melalui sepakan jarak jauh Scott McTominay yang meleset tipis, sementara Milan sempat membalas lewat sundulan Adrien Rabiot yang masih melambung di atas mistar.

Sentuhan Bersejarah David Neres

Kebuntuan akhirnya pecah 6 menit sebelum turun minum. Berawal dari pergerakan cepat pada sisi sayap, Rasmus Hojlund mengirimkan umpan silang tajam yang hanya bisa ditepis tipis oleh ujung jari Maignan. Bola liar tersebut jatuh tepat di hadapan David Neres yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Pemain asal Brasil tersebut tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang yang kosong, membawa Napoli unggul 1-0.

Gol ini bukan sekadar pembuka keunggulan, melainkan juga sebuah catatan sejarah. Neres menjadi pemain Brasil pertama yang mencetak gol bagi Napoli di ajang Supercoppa Italiana sejak legenda klub, Careca, melakukannya ke gawang Juventus pada tahun 1990. Selain itu, ia juga tercatat sebagai pemain Brasil pertama dalam sejarah kompetisi ini yang berhasil membobol gawang AC Milan.

Panggung Rasmus Hojlund

Memasuki babak kedua, sorotan beralih sepenuhnya kepada Rasmus Hojlund. Meskipun Romelu Lukaku sudah kembali ke bangku cadangan setelah pulih dari cedera paha selama empat bulan, Hojlund membuktikan, Napoli masih memiliki ujung tombak yang mematikan. Penyerang muda Denmark ini tampil sangat energik dan menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Rossoneri.

Pada menit ke-63, Hojlund menggandakan keunggulan Napoli melalui aksi individu yang memukau. Setelah menerima bola, ia melakukan gerakan memutar yang mengecoh bek Milan, Koni De Winter, sebelum melepaskan tembakan keras mendatar yang menghujam sudut bawah gawang.

Gol tersebut merupakan gol ke-7 musim ini dari 18 penampilan pada semua kompetisi. Statistik menunjukkan betapa dominannya Hojlund di laga ini. Ia mencatatkan jumlah tembakan terbanyak, sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan, hingga memenangkan duel terbanyak di lapangan.

AC Milan mencoba merespons, tetapi pertahanan Napoli yang digalang oleh Amir Rrahmani tampil begitu solid. Meskipun Milan melepaskan 13 tembakan sepanjang laga, hanya tiga di antaranya yang benar-benar mengarah ke gawang. Sebaliknya, Napoli bermain jauh lebih efektif dengan penguasaan ruang yang sangat baik di bawah arahan strategi Antonio Conte.

Dengan hasil ini, Napoli kini bersiap menatap laga final yang akan digelar pada 22 Desember 2025 mendatang. Kemenangan ini memberikan pesan kuat kepada calon lawan mereka bahwa Napoli dalam kondisi puncak untuk mempertahankan kejayaan mereka pada kancah domestik.