Arus Balik Nataru, Trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Meningkat Drastis

Arus Balik Nataru, Trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Meningkat Drastis

PEKANBARU – Trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seiring dengan berlangsungnya fase arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pergerakan kendaraan masih terpantau tinggi pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, mengatakan, secara kumulatif total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 147.780 kendaraan, atau meningkat 65,00 persen dibandingkan trafik normal.

"Peningkatan ini menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat pada fase awal arus balik Nataru. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen kami untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan," katanya.

Secara khusus, Mardiansyah menjelaskan, trafik dua ruas tol di Provinsi Riau, yakni Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar.

"Kendaraan yang melintasi Tol Permai tercatat sebanyak 19.457 kendaraan atau meningkat 37,96 persen dibandingkan trafik normal. Kemudian, kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 10.117 kendaraan atau meningkat 129,41 persen dibandingkan trafik normal," terangnya.

Pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk," ujarnya.

Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan trafik di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait, sebagai wujud #MelayaniSepenuhHati.