Beredar Sumpah Tertulis Abdul Wahid di Medsos: Wallahi, Saya Tidak Melakukan seperti yang Dituduhkan

Beredar Sumpah Tertulis Abdul Wahid di Medsos: Wallahi, Saya Tidak Melakukan seperti yang Dituduhkan

PEKANBARU – Beredar foto surat yang berisi sumpah tertulis Gubernur Riau (berhalangan sementara), Abdul Wahid, kalau dirinya membantah segala tuduhan melakukan korupsi atau meminta fee maupun setoran kepada ASN, Senin (12/1/2026) di medsos dan grup Whatsapp.

Foto sumpah tertulis tersebut beredar di tengah kasus hukum dan perpanjangan masa penahanan Abdul Wahid oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) RI yang mendapatkan sorotan banyak pihak.

Seperti yang diterima Senin (12/1/2026), kertas berisi sumpah Abdul Wahid itu ditulis di selembar kertas dengan tinta warna biru. Sedangkan tanda tangan identik milik Abdul Wahid menggunakan tinta warna hitam.

Ada empat poin yang disampaikan Abdul Wahid, mulai meminta maaf atas segala kesalahan hingga membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Bahkan Abdul Wahid juga mengungkapkan kalau uang yang disita KPK di rumahnya di Jakarta adalah tabungan untuk berobat anaknya.

Adapun isi sumpah yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim
Kepada masyarakat Riau yang kami cintai karena Allah.

Wallahi
Billahi
Tallahi

1. Saya meminta maaf dan keikhlasan atas segala kesalahan dan kejadian yang Bapak/Ibu lihat dan dengar dari media;

2. Saya tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan kepada saya, baik meminta fee maupun setoran kepada ASN, apalagi hingga mengancam mutasi apabila tidak diberikan;

3. Saya tidak pernah melakukan janji temu kepada siapa pun terkait serah terima uang yang dituduhkan akan ditujukan kepada saya;

4.Saya menguatkan apa yang disampaikan istri saya bahwa uang yang berada di rumah kami di Jakarta Selatan yang disita KPK merupakan tabungan untuk biaya kesehatan anak.

Jika saya berbohong atas sumpah ini, maka Allah Maha Adil.

Wamakaruu wa makarallah. Wallahu khairul maakirin.

(Tandatangan Abdul Wahid)

Terkait kebenaran beredarnya sumpah tertulis Abdul Wahid tersebut, CAKAPLAH.COM mengonfirmasi kepada Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) OTT PUPR, Rinaldi, S.Sos., S.H. Ia memastikan kalau foto kertas yang berisi sumpah Abdul Wahid tersebut adalah benar.

"Gubernur Riau (berhalangan sementara), Abdul Wahid sendiri yang menandatangani kertas tersebut," kata Rinaldi, Senin (12/1/2026).

Diakui Rinaldi, sumpah tersebut telah diterima TPF sejak November 2025. Namun, pihaknha secara sadar memilih menunda penyampaiannya ke ruang publik hingga momentum dinilai tepat, agar masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai alasan keberpihakan moral TPF dalam mengawal perkara ini.