Jalan Provinsi Banyak Rusak, Ini Respon DPRD Riau

Jalan Provinsi Banyak Rusak, Ini Respon DPRD Riau
ilustrasi

PEKANBARU - Sejumlah ruas jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau  yang ada di Kota Pekanbaru kembali dalam kondisi rusak. Banyak lubang-lubang kecil yang menganga di tengah ruas jalan.

Bahkan jalan-jalan yang belum lama diperbaiki tak luput dari kerusakan. Kondisi ini terlihat di sejumlah jalan protokol Kota Pekanbaru. 

Beberapa jalan yang tampak mulai rusak di antaranya Jalan, Tuanku Tambusai, Riau, Kaharuddin Nasution, Hangtuah, Soebrantas, SM Amin, termasuk juga Simpang Kaharuddin Nasution - Pasir Putih yang kini mengalami rusak cukup parah.

Kondisi jalan rusak tersebut kini kembali menjadi keluhan masyarakat. Mereka berharap jalan-jalan milik Pemerintah Provinsi Riau segera diperbaiki seperti semula.

Terkait hal itu, Wakil Ketua I DPRD  Riau, Parisman Ihwan, mengatakan bahwa di tahun 2026 tidak ada lagi hambatan untuk melakukan kegiatan perbaikan infrastruktur. 

"Tahun ini sudah tidak ada lagi hambatan untuk menjawab permintaan masyarakat dan juga perawatan infrastruktur," ujar Iwan Patah, sapaan akrabnya, Jumat (16/1/2026).

Dikatakannya, mungkin saat ini anggaran Pemprov Riau baru selesai dievaluasi di Mendagri, sehingga untuk perbaikan jalan belum bisa dilakukan. 

"Tapi setelah itu anggaran sudah bisa jalan, kegiatan semuanya sudah bisa jalan, tidak ada lagi kegiatan terutama untuk perawatan jalan dihentikan," katanya.

Dirinya yakin, di tahun 2026 kegiatan perawatan jalan yang dilakukan oleh masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Dinas PUPR-PKPU tidak ada lagi kendala.

"Insya Allah tahun ini kegiatan di semua UPT itu sudah berjalan, tidak ada hambatan-hambatan," pungkasnya.

Diketahui, sejak ditetapkannya Gubernur Riau Abdul Wahid, sebagai tersangka oleh KPK, kegiatan di UPT Dinas PUPR-PKPU Riau dihentikan, termasuk perawatan jalan.