PEKANBARU - Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menilai pertandingan melawan Persekat Tegal di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (16/1/2026) malam, merupakan tekanan mental bagi pemain-pemain PSPS.
Aji, menjelaskan bahwa tekanan mental yang ia maksud adalah karena banyaknya pemain baru bergabung perdana turun bersama PSPS di malam itu.
"Karena banyak pemain baru yang pertama kali bermain di sini, ada pemain asing kita Antonio, Reza Kusuma, Vieri Donny, mereka tentunya perlu adaptasi. Tapi Alhamdulillah mereka bermain cukup bagus meski masih perlu ditingkatkan," ujar Aji.
Menurutnya, pertandingan home ini pastinya sangat berat bagi mereka yang baru bergabung. Akan tetapi, dengan kerja keras mereka PSPS kembali berhasil mengalahkan Persekat dan mendapatkan poin 3.
Terkait dua gol yang diciptakan pemain PSPS, kata Aji, bahwa gol tersebut tidak terjadi melalui skema sprint.
Aji juga mengakui, bahwa pemain-pemain perlu adaptasi dan penyesuaian dengan pola permainan yang dijalankannya. Pasalnya, masih ada yang melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa berakibat fatal.
Namun begitu, dirinya masih memberikan toleransi terhadap pemain lantaran masih perlu adaptasi dengan pola permainannya.
Diketahui juga, kemenangan tersebut, setidaknya memberi jarak antara PSPS dengan Persekat Tegal yang kini bedada di zona degradasi Liga 2 Grup A. PSPS saat ini telah mengumpulkan 20 poin dari 16 laga dengan posisi ke-8. Sementara Persekat Tegal berada di peringkat ke-9 dengan 17 poin.
Sedangkan untuk pemuncak klasemen sementara Grup A, masih dipimpin Garudayaksa FC dengan 29 poin dan disusul Sumsel United 27 poin.