PEKANBARU, celotehriau.com-- Jika tak ada aral melintang, Jumat (1/5/2026) Walikota Pekabaru H Agung Nugroho SE MM dan Direktur Liga Top Skor Pusat Muhammad Yusuf Kurniawan hadir pada open ceremony Liga Top Skor 2026 Zona Pekanbaru di Stadion Gelora Hangtuah, Sport Center Kulim.
Selain itu, dijadwalkan juga hadir Ketua PSSI Riau Edward Riansyah SE MM, Ketua PSSI Pekanbaru, Roni Saputra SH MH dan jajaran pengurus, Korwil LTS Pekanbaru, forkopimda Kota Pekanbaru para sponsor dan seluruh peserta kompetisi.
Kompetisi Liga Top skor 2026 Zona Pekanbaru ditaja PSSI Kota Pekanbaru bekerjasama dengan IFA Football Management.
Ketua Pelaksana LTS Zona Pekanbaru Muhammad Haryono MPd menyebutkan kompetisi Liga Top Skor 2026 sejatinya mempertandingkan 4 kelompok usia. Yakni U10, U12, U 14 dan U16.
"U 10 dan U12 sudah kita gelar pada Januari dan berakhir 12 April 2026 dengan memakai lapangan minisoccer Benecia Arena. Dan Kategori U14 dan U16 kita gulirkan 18 April 2026 di Stadion Gelora Hangtuah Pekanbaru. Dikelompok usia ini selain di Kulim, panitia juga menggunakan Stadion Utama Riau, " sebutnya.

Panitia bersyukur, sebut Haryono, Walikota Pekanbaru dan Direktur Liga Top Skor Pusat bisa hadir melihat gairah dan antusiasme pesepakbola muda di Pekanbaru.
"Total dari empat kategori usia lebih 1.100 pemain usia dini dan usia muda yang terlibat dalam kompetisi LTS Zona Pekanbaru 2026 ini. Dengan rincian 500 pemain di U10 dan 12 serta 600 pemain di U14 dan U16. Semoga kompetisi yang berjenjang ini melahirkan bibit potensial dan pemain berbakat di Pekanbaru khusunya dan Riau umumnya, " kata pria yang akrab siapa mister ini.
Ketua PSSI Pekanbaru Roni Saputra SH MH mengapresiasi panitia pelaksana yang bekerja keras hingga kompetisi ini berjalan lancar.
" Kompetisi Liga Top Skor 2026 Zona Pekanbaru berbeda dengan daerah lain, kecuali Dales United (Dumai ) dan Kuansing Soccer School, seluruh peserta merupakan sekolah sepakbola yang terafiliasi dan pemainnya tervalidasi di PSSI Pekanbaru, " kata Roni Saputra.
Setakad ini, kata Roni sudah 34 sekolah sepakbola /akademi yang terafiliasi di PSSI Pekanbaru dengan jumlah pemain yang tervalidasi sekitar 2.200 dan sekitar 500 pemain dalam proses. " Berdasarkan hasil survey website PSSI Kota dan Kabupaten di Indonesia, PSSI Pekanbaru merupakan satu-satunya yang memiliki data base pemain dan tenaga sepakbola yang ter publish di akun websitenya. Untuk kota Pekanbaru tinggal klik
pssipekanbaru.com sudah bisa melihat data pemain, pelatih dan wasit dan asal SSB/akademinya. Ini merupakan tranpormasi digitalisasi yang kita lakukan, " sebutnya.

Selaku mantan pemain sepakbola dirinya sangat gembira dan bangga dengan antusiasme ratusan pesepakbola muda di Kota Pekanbaru berpartisipasi dalam ajang kompetisi ini.
"Jumlah peserta ini menunjukkan besarnya minat dan antusiasme terhadap sepak bola di tingkat akar rumput. Semoga bukan saja penyelenggaraannya sukses tapi juga dari kompetisi ini bisa terjaring bakat muda Pekanbaru ke tim nasional Indonesia, " harapnya.
Tak lupa, Roni Saputra mengucapkan terimakasih atas dukungan dari pemerintah kota Pekanbaru, Ketua PSSI Riau, dan seluruh pihak serta sponsorship yang mendukung kegiatan ini berjalan lancar. (***/CR8)