Dosen IAI Diniyyah Pekanbaru Laksanakan PKM tentang Personal Branding dan Promosi Digital bagi Pelaku Usaha Perempuan

Dosen IAI Diniyyah Pekanbaru Laksanakan PKM tentang Personal Branding dan Promosi Digital bagi Pelaku Usaha Perempuan

Perawang, 26 April 2026 – Tim dosen Institut Agama Islam (IAI) Diniyyah Pekanbaru melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Komunitas Arisan melalui Edukasi Personal Branding dan Strategi Promosi Digital bagi Pelaku Usaha Perempuan” di Perumahan Komplek Persada Indah 1 Perawang.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku usaha perempuan dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Sasaran kegiatan adalah anggota komunitas arisan yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga sekaligus pelaku usaha mikro yang bergerak di berbagai bidang, seperti kuliner, fashion, kosmetik, dan usaha rumahan lainnya.

PKM ini merupakan hasil kolaborasi dosen dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Psikologi Islam, Ekonomi Syariah, dan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru. Kolaborasi lintas disiplin ini dilakukan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat dari berbagai aspek, mulai dari pemberdayaan komunitas, penguatan motivasi dan kepercayaan diri pelaku usaha, hingga pengembangan strategi ekonomi dan pemasaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya personal branding sebagai upaya membangun citra positif usaha dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai strategi promosi digital melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif, mudah diakses, dan memiliki jangkauan yang luas.

Tim pengabdian menjelaskan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam membangun identitas usaha, menjaga komunikasi dengan pelanggan, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha perempuan dalam mengembangkan usahanya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan terkait pengalaman menjalankan usaha, tantangan promosi, serta peluang pengembangan usaha melalui media digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan komunitas arisan tidak hanya berfungsi sebagai sarana silaturahmi, tetapi juga dapat berkembang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan, motivasi, dan kepercayaan diri pelaku usaha perempuan dalam mengembangkan usaha secara lebih kreatif, adaptif, dan berdaya saing di era digital.

Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas perempuan pelaku usaha di lingkungan masyarakat.