Sepanjang 2026, Kunjungan Wisatawan ke Pekanbaru Lampaui 1 Juta Jiwa

Sepanjang 2026, Kunjungan Wisatawan ke Pekanbaru Lampaui 1 Juta Jiwa

CR - Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pekanbaru per tahun berjalan 2026 mencapai 1.053.582 jiwa. Jumlah ini terdata periode Januari hingga Mei 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi mengatakan kunjungan itu terdiri dari wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

"Terhitung Januari hingga Mei 2026 jumlah kunjungan capai 1.053.582 jiwa. Dengan rincian wisnus sebanyak 1.053.240 jiwa, dan wisman 342 jiwa," kata Akmal, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan catatan Disbudpar Kota Pekanbaru, ada 29 objek wisata yang dikunjungi oleh wisatawan.

Seperti objek wisata Agrowisata Rumbai, Asia Farm Pekanbaru, Agrowisata Tenayan Raya, Danau Buatan, Danau Wisata Bandar Khayangan, Hutan Kota Pekanbaru, Kampoeng Rabbit, Kampung Wisata Bandar Senapelan (Kampung Bandar), Kawasan MTQ Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai) - Anjungan Idrus Tintin, Makam Marhum Pekan, Masjid Agung An-Nur.

Kemudian Masjid Raya Arrahman, Masjid Raya Pekanbaru (Senapelan), Monumen Lokomotif (Tugu Pahlawan Kerja), Museum Sang Nila Utama (Museum Daerah Riau Sang Nila Utama), Pasar Bawah Pekanbaru, D'Keboen Park, Prasasti Pengibaran Bendera Merah Putih.

"Kemudian ada Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar dan Integritas, Rumah Jamur Nando, Rumah Singgah Tuan Kadi, Taman Bunga Impian Okura, Taman Kota Pekanbaru, Taman Wisata Alam Mayang, D'Pidau Park, Tugu Titik Nol, Wisata Agro Pelangi (Taman Agrowisata Pelangi), Mini Grand Canyon, Asia Heritage," kata Akmal.

Lebih jauh kata Akmal, dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pekanbaru, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho - Wakil Walikota, Markarius Anwar, seperti menggelar berbagai ivent.

"Kemudian kami juga melakukan perawatan cagar budaya, maupun membangun pusat kuliner atau souvenir khas Pekanbaru yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM," pungkasnya.