CR - - Qatar mencatat sejarah dengan meraih poin pertamanya pada ajang Piala Dunia setelah bermain imbang 1-1 melawan Swiss pada pertandingan grup B yang berlangsung di Levi's Stadium, Santa Clara, California, Sabtu (13/6/2026) waktu setempat atau Ahad (14/6/2026) dini hari WIB.
Tim asal Timur Tengah itu memastikan hasil imbang dramatis berkat gol Boualem Khoukhi pada menit keempat masa injury time babak kedua. Sundulan Khoukhi membuyarkan kemenangan yang sudah berada di depan mata Swiss.
Gol telat tersebut disambut penuh kegembiraan oleh para pemain Qatar. Sejumlah pemain langsung menjatuhkan diri ke lapangan, sementara yang lain berlari untuk merayakan momen bersejarah tersebut bersama rekan-rekannya.
Pelatih Qatar Julen Lopetegui mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya sepanjang pertandingan.
"Saya sangat bangga dengan apa yang ditunjukkan tim hari ini, terutama mentalitas dan disiplin mereka. Kami menjalankan rencana pertandingan dengan baik. Mungkin kami sedikit beruntung dalam beberapa situasi, tetapi dalam sepak bola Anda harus percaya dan terus berjuang," ujar Lopetegui.
Swiss lebih dahulu unggul lewat penalti Breel Embolo pada menit ke-17. Hadiah penalti diberikan setelah kiper Qatar Mahmoud Abunada melakukan pelanggaran terhadap Embolo di dalam kotak terlarang. Dalam insiden tersebut, Abunada juga menerima kartu kuning.
Embolo yang menjadi eksekutor sukses mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang tanpa mampu dihentikan Abunada. Gol itu membuat pendukung Swiss yang memenuhi tribune bergemuruh merayakan keunggulan tim mereka.
Meski menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, Swiss gagal menambah gol. Kegagalan memanfaatkan kesempatan akhirnya harus dibayar mahal ketika Qatar mencetak gol penyama kedudukan pada detik-detik terakhir laga.
Gelandang Swiss Denis Zakaria tidak menutupi kekecewaannya terhadap hasil tersebut. "Jelas ini hasil yang sangat mengecewakan. Kami tidak memainkan pertandingan seperti yang seharusnya. Kami memiliki banyak peluang, tetapi terlalu banyak yang terbuang. Hari ini kami harus membayar mahal untuk itu," katanya.
Swiss juga sempat mendapatkan beberapa peluang emas. Kiper Gregor Kobel melakukan penyelamatan penting pada menit kedua saat menghadapi situasi satu lawan satu dengan Edmilson Junior. Menjelang laga berakhir, Kobel kembali menggagalkan peluang Ahmed Alaaeldin dari jarak dekat.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Swiss yang datang ke turnamen dengan status unggulan grup B. Tim asuhan Murat Yakin sebelumnya tampil konsisten sepanjang kualifikasi dan belum pernah absen dari putaran final Piala Dunia sejak 2002.
Pada sisi lain, Qatar mendapatkan suntikan kepercayaan diri besar setelah penampilan buruk pada Piala Dunia 2022 saat menjadi tuan rumah. Ketika itu Qatar kalah dalam seluruh pertandingan fase grup dari Ekuador, Senegal, dan Belanda.
Kini, melalui gol dramatis Boualem Khoukhi pada masa injury time, Qatar akhirnya berhasil mengukir sejarah dengan meraih poin pertamanya pada panggung terbesar sepak bola dunia.