PEKANBARU, celotehriau.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Sebanyak 70 kafilah diterjunkan untuk mengikuti seluruh cabang perlombaan.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir mengatakan, seluruh peserta telah dipersiapkan secara maksimal agar mampu menampilkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Kota Pekanbaru.
“Kami mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan dengan kekuatan 70 orang kafilah. Kami berharap mereka dapat menampilkan kemampuan terbaik, meraih prestasi, serta membawa pulang kemenangan untuk Kota Pekanbaru,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Syamsuwir, keikutsertaan dalam MTQ bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh kafilah diminta menjaga nama baik daerah selama mengikuti perlombaan.
Pemko Pekanbaru juga telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan peserta selama berada di Kuansing, mulai dari penginapan di hotel dan rumah singgah (homestay), konsumsi, hingga uang saku. Selain itu, pemerintah menyiapkan bonus uang dan hadiah umrah bagi peserta yang berhasil meraih juara pertama di setiap cabang perlombaan.
Salah seorang kafilah tunanetra, Muhammad Kevin, mengaku telah mempersiapkan diri dengan memperbanyak latihan, menjaga pola makan, serta rutin melatih kualitas suara setiap pagi. Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaik pada MTQ kali ini.
Kevin mengatakan, ajang tersebut merupakan partisipasinya yang kelima di MTQ tingkat Provinsi Riau. Meski belum pernah meraih gelar juara, lulusan SLB Negeri Pembina Pekanbaru itu tetap optimistis mampu mengharumkan nama Kota Pekanbaru.
Sebanyak 70 kafilah tersebut secara resmi dilepas oleh Pemko Pekanbaru dalam sebuah seremoni di Hotel Angkasa Garden sebelum bertolak ke Kabupaten Kuantan Singingi untuk mengikuti MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau, Jumat (25/6/2026) kemarin.