PEKANBARU, celotehriau.com - Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dalam mengawasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Mal SKA kembali menjadi sorotan.
Pasalnya, petugas yang sebelumnya rutin berjaga setiap sore hingga malam hari kini sudah hampir sepekan tidak lagi terlihat berada di lokasi. Akibatnya, para PKL kembali leluasa berjualan di sepanjang bahu jalan.
Jumat (10/7/2026), gerobak PKL kembali berjejer di sisi jalan depan Mal SKA. Sejumlah kendaraan tampak berhenti di bahu jalan untuk membeli dagangan, sehingga aktivitas jual beli kembali berlangsung seperti sebelum dilakukan penertiban.
Sebelumnya, keberadaan personel Satpol PP yang berjaga setiap sore hingga malam dinilai cukup efektif menjaga ketertiban. Para pedagang memilih tidak berjualan di lokasi tersebut atau berpindah ke tempat lain karena adanya pengawasan langsung dari petugas. Namun, sejak petugas tidak lagi terlihat berjaga, para PKL perlahan kembali memenuhi kawasan tersebut.
Kondisi itu dinilai menunjukkan pengawasan yang dilakukan Satpol PP belum berjalan secara konsisten. Penertiban yang sebelumnya dilakukan terkesan hanya bersifat sementara dan belum diikuti dengan pengawasan secara berkelanjutan. Akibatnya, kondisi di lapangan kembali seperti semula.
Nisa, warga yang rutin melintas di kawasan SKA mengaku heran dengan tidak adanya lagi petugas Satpol PP di lokasi. Padahal, menurutnya, beberapa waktu lalu kawasan tersebut terlihat lebih tertib karena selalu ada personel yang melakukan pengawasan.
"Kami sebagai masyarakat tentu mendukung penataan kota. Tapi kalau penertiban hanya dilakukan beberapa hari lalu petugas menghilang, hasilnya pasti kembali seperti sekarang. PKL kembali berjualan di bahu jalan karena tidak ada lagi pengawasan. Seharusnya Satpol PP konsisten berjaga," ujarnya.
Ia menilai, tugas Satpol PP bukan hanya melakukan penertiban sesaat, melainkan memastikan aturan tetap ditegakkan melalui pengawasan yang rutin dan berkesinambungan.
"Tugas Satpol PP bukan sekadar datang menertibkan pedagang. Yang lebih penting adalah menjaga agar aturan tetap berjalan. Kalau petugas tidak ada, ya wajar pedagang kembali lagi. Ini yang kami lihat selama hampir seminggu terakhir," cakapnya.
Nisa berharap, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Satpol PP dapat kembali menempatkan personel di kawasan tersebut secara rutin. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan menjadi kunci agar kawasan tetap tertib dan aktivitas PKL tidak kembali menggunakan bahu jalan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Kami hanya berharap Satpol PP bisa lebih konsisten. Kalau memang kawasan itu harus steril dari PKL, ya pengawasannya juga harus rutin, jangan hanya beberapa hari," tutupnya.