dr. Hasriza Eka, Anak Tepian Sungai Jantan Itu Kini Nahkodai IDI Siak,

Siap Bersinergi Membangun Kampung Halaman Bersama Pemerintah Daerah

Siap Bersinergi Membangun Kampung Halaman Bersama Pemerintah Daerah
Ketua IDI Wilayah Riau dr. Marhan Effendi, M.H., C.M.C saat mengalungkan medali ketua IDI Cabang Siak kepada dr. Hasriza Eka Putra, M.Sc,Sp.A di Gedung Student Center Universitas Riau, Pekanbaru, Sabtu 1 Agustus 2026

SIAK, Celotehriau.com - Kepemimpinan dan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Siak resmi berganti. dr. Hasriza Eka Putra, M.Sc,Sp.A akan memimpin IDI Siak untuk Periode 2026-2029.

Mereka dilantik langsung oleh Ketua IDI Wilayah Riau dr. Marhan Effendi, M.H., C.M.C setelah melalui mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Cabang Siak yang diselenggarakan di Aula RSUD Tengku Rafian, Siak Indrapura, pada tanggal 27 Juni 2026 lalu.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Student Center Universitas Riau, Pekanbaru itu dihadiri dan disaksikan langsung oleh Ketua Umum PB IDI DR. Dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes., PJ Gubernur Riau yang diwakili oleh Zulkifli Syukur, MA, M.Si. Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, S.A.P., M.Si. dan para tokoh-tokoh kedokteran serta pengurus IDI Provinsi Riau.

Dalam Kesempatan itu, dilakukan juga pelantikan untuk pengurus IDI Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Dari 3 IDI Cabang yang dilantik, hanya Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, S.A.P., M.Si. selaku kepala daerah cabang IDI yang hadir langsung mengucapkan selamat kepada pengurus IDI Siak usai pelantikan.

Meskipun ia baru tiba di Pekanbaru setelah menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Bandung, Jawa Barat, tanpa pikir panjang usai pesawat landing di Bandara SSQ II Pekanbaru ia langsung menuju ke lokasi acara pelantikan.

Kehadiran Bupati Siak itupun tampak sebagai bentuk komitmennya sebagai kepala Daerah dalam merangkul tenaga medis untuk bersama-sama berkolaborasi dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Siak.

Kehadiran Orang Nomor satu di Negeri Istana itu pun disambut baik oleh seluruh tokoh-tokoh dan seluruh pengurus IDI yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dr. Afni Z, M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperjuangkan hak fiskal daerah kepada pemerintah pusat demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis. 

Menurutnya, kondisi tersebut justru harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan IDI untuk memperkuat kolaborasi serta menghadirkan inovasi pelayanan bagi masyarakat.

"Di sinilah kesungguhan kita diuji. Himpitan fiskal daerah harus menjadi pendorong lahirnya solusi kreatif dan terobosan pelayanan. Pemerintah daerah dan IDI harus saling mendukung demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Afni.

Ia memastikan Pemkab Siak terus memperjuangkan peningkatan kapasitas fiskal daerah agar pelayanan kesehatan tetap terjaga dan kesejahteraan dokter maupun tenaga kesehatan dapat ditingkatkan kedepannya.

Afni juga mengungkapkan sejumlah perkembangan positif, diantaranya bantuan ambulans laut dari Kementerian Kesehatan RI untuk memperkuat layanan rujukan di wilayah perairan dan kawasan 3T, khususnya Kecamatan Sungai Apit. 

Selain itu, usulan peningkatan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Siak telah mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan segera menjadi prioritas pembahasan kementerian terkait.

"Tentunya ini semua perlu kolaborasi dan sinergi yang baik bagi semua pihak terutama IDI dan Pemkab Siak. Saya pun berharap dr.Eka yang juga merupakan putra daerah Kabupaten Siak ini dapat memimpin IDI Siak semakin lebih baik dan dapat bersama-sama dengan pemerintah daerah membangun negeri Istana. Selamat mengemban Tugas di Kampung Halaman pak Dokter, semoga semua dokter tetap melayani rakyat Siak dengan baik. Tidak ada alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan. Semoga Allah memberikan ridho atas segala niat baik," pungkasnya.

dr. Hasriza Eka Putra, M.Sc,Sp.A itu merupakan Anak pertama dari 4 bersaudara dari pasangan H Asran dan Hj Zamruda. Ia memiliki 3 orang adik yang saat ini mengabdi di berbagai instansi di Republik Indonesia.

Ketiga orang adiknya itu adalah Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc, Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Indonesia Ns. Mega Hasanul Huda, M.Kep, Sp.Kep.An, MARS, Ph.D, dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Rizki Putra, S.Tr.Im, SH, MH.

dr. Eka dan adik-adiknya itu merupakan putra putri Kabupaten Siak yang sejak kecil tumbuh dari tepian sungai Siak yang berjuluk sungai Jantan. Dari berempat bersaudara itu, hanya dr.Eka yang kembali ke Kampung Halaman dan mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Siak sebagai dokter spesialis Anak.

Ia hari ini sedang menempuh pendidikan Profesi Dokter Subspesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM. 

Nantinya setelah ia lulus, Kabupaten Siak akan memiliki seorang Ahli Penyakit Langka dan penyakit Genetik Anak satu-satunya di Siak dan kedua di Provinsi Riau.

Dengan pengalaman dan pengetahuan sosial masyarakat yang dimilikinya sejak kecil, IDI Siak akan dinahkodai oleh seorang dokter yang dahulunya adalah anak pesisir sungai Jantan.

dr.Spesialis anak itu akan melanjutkan kepemimpinan IDI Cabang Siak yang sebelumnya dijabat oleh dr. Hendry Adi Saputra, M.Ked(OG), Sp.OG.

"Mohon doa' dan dukungan semua pihak, dibawah kepemimpinan saya, IDI Siak memiliki Visi mewujudkan IDI Cabang Siak yang berwibawa dengan berbasis pada ilmu pengetahuan dan integritas menuju kemajuan dan kemandirian organisasi yang adaptif sebagai rumah bersama bagi seluruh dokter di Kabupaten Siak sehingga memiliki peran penting dan menjadi mitra strategis pembangunan kesehatan Daerah serta rujukan informasi kesehatan terpercaya bagi masyarakat.' terangnya.

Ia menyebut, nantinya IDI Siak akan lebih berperan aktif dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah sebagai mitra strategis yang memberi pertimbangan terhadap lahirnya kebijakan kesehatan di Kabupaten Siak.

"Hal ini kita keterapkan agar permasalahan kesehatan pada masyarakat dapat diatasi lebih dini dan tenaga medis dapat lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di Kabupaten Siak," jelasnya.

Selain itu, Dokter spesialis anak kelahiran Pekanbaru, 11 Januari 1984 itu juga memiliki 6 misi dalam memimpin IDI Siak kedepannya, diantaranya :

1. Memperkuat peran IDI sebagai pusat pengembangan profesi, ilmu pengetahuan, dan rekomendasi kesehatan berbasis bukti,

2. Membangun organisasi yang maju, mandiri, adaptif dan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, aset, pembiayaan, dan transformasi digital,

3. Menguatkan fungsi perlindungan, pengayoman, dan pemberdayaan anggota sebagai rumah bersama bagi seluruh dokter di Kabupaten Siak,

4. Meningkatkan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, institusi kesehatan, dunia usaha, dan organisasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan,

5. Mengembangkan peran IDI sebagai sumber informasi  kesehatan yang terpercaya melalui edukasi masyarakat dan pemanfaatan teknologi informasi, dan

6. Menyiapkan kader dan pemimpin masa depan dalam bidang kesehatan yang berintegritas, kompeten, memiliki loyalitas kesejawatan dan berjiwa pengabdian. (Rizal Iqbal)