Rupiah Hari Ini Turun ke Rp 17.931 Saat Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Rupiah Hari Ini Turun ke Rp 17.931 Saat Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

(celotehriau.com) - Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (7/8/2026) pagi. Pelemahan rupiah terjadi ketika mayoritas mata uang Asia justru menguat terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Mengutip Bloomberg Asian Pacific Currencies, hingga pukul 09.06 WIB, rupiah turun 8 poin atau 0,04% ke level Rp 17.931 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Di kawasan Asia, hanya beberapa mata uang yang ikut melemah terhadap dolar AS. Di antaranya peso Filipina yang turun 0,32%, rupee India melemah 0,10%, serta ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,05%.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia bergerak menguat. Won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 0,28%, disusul dolar Taiwan yang naik 0,10%, dolar Singapura 0,07%, yen Jepang 0,07%, yuan China 0,03%, baht Thailand 0,02%, serta dolar Hong Kong yang relatif stabil.

Pergerakan tersebut menunjukkan dolar AS masih bergerak bervariasi di pasar valuta asing Asia. Pelaku pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang diperkirakan akan memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Arah kebijakan moneter bank sentral AS masih menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Selain itu, investor juga terus mencermati perkembangan geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan.