PELALAWAN,celotehriau.com -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Di Pelalawan, Riau, PGN siap melayani tiga pelanggan dari sektor usaha setelah proses konstruksi jaringan gas siap dilaksanakan.
Ketiga pelanggan tersebut yakni MBG Rianti, Breadtop, dan Moringa Cafe.
PGN melihat pemanfaatan gas bumi oleh sektor usaha sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi gas bumi. Energi yang disalurkan melalui jaringan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi produktif.
"Setelah proses konstruksi siap, kami juga perlu memastikan pelanggan siap menggunakan gas bumi. Kami siap memberikan layanan dan mendukung pelanggan agar pemanfaatan gas bumi dapat berjalan dengan baik," Area Head Pekanbaru Charly Simanullang
Masuknya gas bumi ke tiga pelaku usaha tersebut menjadi langkah lanjutan setelah pembangunan infrastruktur. Artinya, manfaat jaringan gas mulai diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha secara langsung.
Sektor usaha makanan dan minuman menjadi salah satu pengguna energi yang membutuhkan pasokan secara berkelanjutan. Dengan pemanfaatan gas bumi, energi dapat menjadi bagian dari aktivitas produksi sehari-hari.
PGN juga menilai perluasan pemanfaatan gas bumi ke UMKM memiliki arti penting dalam membangun ekosistem hilirisasi di daerah.
Selama ini, pembahasan hilirisasi gas bumi kerap dikaitkan dengan industri besar. Padahal, nilai tambah energi juga dapat tercipta dari aktivitas usaha yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Gas bumi bukan hanya soal bagaimana gas disalurkan, tetapi bagaimana energi tersebut memberikan nilai tambah setelah sampai kepada pelanggan," kata perwakilan PGN.
Dengan kesiapan melayani MBG Rianti, Breadtop, dan Moringa Cafe, PGN berharap pemanfaatan gas bumi di Pelalawan terus berkembang dan semakin banyak pelaku usaha yang dapat memanfaatkan energi tersebut untuk mendukung produktivitas.
Ketika gas bumi masuk ke ruang produksi UMKM, hilirisasi tidak lagi berhenti sebagai konsep. Energi mulai berubah menjadi aktivitas ekonomi dan nilai tambah bagi masyarakat.(rls)