Masih Terima Aduan, Wawako Markarius Warning Camat dan Lurah Jangan Minta Uang ke Masyarakat

Masih Terima Aduan, Wawako Markarius Warning Camat dan Lurah Jangan Minta Uang ke Masyarakat

PEKANBARU (celotehriau.com) - Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan camat dan lurah agar tidak meminta uang kepada masyarakat maupun mempersulit pelayanan administrasi.

Ia mengaku masih menerima pengaduan masyarakat terkait pelayanan di lingkungan pemerintahan.

Markarius menegaskan, seluruh aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan harus mengutamakan pelayanan publik. Ia juga melarang camat dan lurah terlibat sebagai makelar tanah yang berpotensi merugikan masyarakat.

"Jangan sampai saya mendengar lagi ada laporan masyarakat terkait pelayanan. Kalau seandainya ada yang minta-minta duit atau mempersulit masyarakat, jangan sampai pula menjadi makelar tanah. Saya masih mendengar adanya pengaduan-pengaduan masyarakat," tegas Markarius, Sabtu (10/10/2026).

Ia meminta seluruh camat dan lurah memberikan pelayanan yang baik tanpa membebani warga dengan permintaan uang atau mempersulit pengurusan berbagai keperluan administrasi.

Untuk memastikan integritas aparatur tetap terjaga, Markarius meminta Inspektorat Kota Pekanbaru memperkuat pengawasan. Laporan masyarakat yang disertai bukti jelas akan ditindaklanjuti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk itu, saya minta Inspektur Inspektorat menjaga integritas pegawai kita," tegasnya.

Markarius menambahkan, peringatan tersebut juga ditujukan kepada camat dan lurah yang baru dilantik belum lama ini. Mereka diminta segera memahami kondisi wilayah kerja, mengenali karakteristik masyarakat, serta mempelajari tugas pokok dan fungsi masing-masing.

"Ini menjadi peringatan bagi kita semua, terutama bagi yang baru dilantik. Di tempat yang baru, tentu belum mengetahui kondisi dan suasananya. Karena itu, segera pelajari dan pahami tugas pokok dan fungsi masing-masing," pungkasnya.