Hari Ini, Nihil Pasien Positif, Abdi: Ada Tambahan Dua Pasien Positif Dirawat

Hari Ini, Nihil Pasien Positif, Abdi: Ada Tambahan Dua Pasien Positif Dirawat
Syahrial Abdi Asisten III Pemprov Riau

CELOTEHRIAU.COM--Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau, menyatakan terjadi  penambahan kasus positif, per hari Rabu (6/5/2020) ini.

Hal ini disampaikan Syahrial Abdi selaku Asisten III Pemprov Riau.Total pasien positif masih 61 orang. Namun  tetap ada penambahan pada pasien positif yang dirawat menjadi 28 orang, dari sebelumnya 26 orang.Selain itu, 27 pasien yang sebelumnya positif diperbolehkan pulang. Karena hasil tes swab yang dua kali dilakukan, hasilnya negatif.

''Untuk pasien yang meninggal positif 6 orang,'' terang Abdi.

Sedangkan, pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat berjumlah 188 pasien. Kemudian, 486 diperbolehkan pulang  karena hasil tes negatif covid-19.

''Untuk pasien PDP meninggal jumlahnya 90 orang,'' terang Abdi.

Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 8.786 orang. Selanjutnya, yang sudah selesai pemantauan berjumlah 46.723 orang.

''Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah menerima 1710 spesimen dan telah memeriksa 1142 spesimen,'' jelas Abdi.

Dengan kondisi pemerintah terus bekerja melakukan penanganan dan pencegahan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan.
 
Lakukan pembatasan fisik (physical distancing), karena walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. 

''Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian,'' ujar Abdi. 

Namun, bila harus keluar, sebaiknya gunakan masker dan lebih baik menggunakan masker kain daripada tidak sama sekali. Sesuai dengan imbauan Gubernur Riau Nomor 96 Tahun 2020 tentang penggunaan masker untuk mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Himbauan lainnya, disarankan, rutin mencuci tangan dan lebih efektif mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dibandingkan hand sasanitizer.

''Jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, rutin berolahraga, konsumsi vitamin yang cukup,'' katanya.
 
Dalam situasi ini, yang paling penting tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya. Menjaga kerahasiaan data pasien merupakan kewajiban kita semua sesuai Pasal 57 UU 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. 

''Mari beri dukungan untuk pasien positif, PDP, ODP, dan tenaga medis. Jangan berstigma negatif terhadap mereka. Bila merasakan gejala, periksa diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810. Tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini. Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan-Nya,'' ujarnya.

'"Jangan lupa, di rumah aja!,'' pungkasnya.