PEKANBARU - Sebanyak 29 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah mengikuti proses evaluasi yang dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) sesuai arahan Walikota Pekanbaru, Firdaus. Namun, sampai saat ini pejabat hasil evaluasi tak kunjung diumumkan oleh orang nomor satu di Kota Pekanbaru.
Firdaus saat dikonfirmasi mengatakan jika alasan belum diumumkan serta dilantiknya para pejabat esselon II di Pemko Pekanbaru disebabkan karena Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pekanbaru sedang terfokus dalam penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021.
“Harusnya memang sudah di kirim, tapi yang mengirim pejabatnya sedang mengurus proses penerimaan CASN. Jadi kita selesaikan itu dulu, baru nanti saya perintahkan pejabat terkait untuk ke KASN,” kata Firdaus.
Firdaus memastikan jika para pejabat hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh tim Pansel, akan digelar sebelum masa jabatannya sebagai Walikota Pekanbaru, Firdaus, berakhir.
“Yang jelas untuk pelantikan pejabat hasil evaluasi akan digelar tahun ini. Secepatnya akan kita lakukan, termasuk melakukan assessment untuk jabatan yang masih di Plt kan,” tegas Wako.
Sekedar informasi, sejak bulan Juni dan Juli 2021 para pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru telah mengikuti proses evaluasi. Tim Pansel yang diketuai oleh Prof. Dr. Ilyas Husti, MA bahkan telah melaporkan para pejabat hasil evaluasi ke Walikota Pekanbaru, Firdaus.
Sebanyak 29 itu diantaranya Yuliarso, Syoffaizal, Zarman Candra, Idrus, Masykur Tarmizi, Masriah, Dedi Gusriadi, Mahyuddin, El Syabrina, Syamsuir, Burhan Gurning, Zulfahmi Adrian, Irma Novrita, Alek Kurniawan, Baharuddin, Zulhelmi Arifin, Chairani, Ardahni, Muhammad Amin, Azwan, Indra Pomi Nasution, Abdul Jamal, Helda Suryani Munir, Firmansyah Eka Putra, Nelfiyonna, Ingot Ahmad Hutasuhut, Zulfikri dan Ahmad Ismail.