Babinsa Bersama Tim Silacak Evaluasi Kasus Covid-19

Babinsa Bersama Tim Silacak Evaluasi Kasus Covid-19

CELOTEHRIAU---Antisipasi lonjakan kasus covid-19 saat natal danntahun baru Babinsa kelurahan Sumahilang Sertu Khairuddin melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi bersama tim Silacak  Kecamatan Pekanbaru Kota, Kamis (9/12/2021).

Tampka hadiri dalam agenda tersebut, bhabinkamtibmas Aipda Yofie Hadesmas.Aipda Dino, Serka Tohap M.Sihite serta Dr.Gigi Enny.

Sebagaimana diketahui dengan aplikasi Silacak diharapkan dapat mencari dan memantau kontak erat dari kasus yang konfirmasi Covid 19 pada kecamatan Pekanbaru Kota khususnya Kelurahan Sumahilang agar memudahkan untuk menemukan data terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga cepat pula memperoleh penanganannya. 

"Dengan adanya para  tracer akan memudahkan petugas Puskesmas dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi," kata Khairuddin.

Ada beberapa hal yang menjadi point pembahasan dalam rapat pagi itu.Yakni, pentingnya membangun kerja sama dan koordinasi antara tim Puskesmas dengan tracer dalam hal ini babinsa dan bhabinkamtibmas untuk penguatan 3T sehingga kasus konfirmasi sedini mungkin dapat ditindaklanjuti untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 serta pengentrian data pada aplikasi Silacak dapat dilaksanakan dengan maksimal.

"Tentunya dengan adanya sinergitas, dapat mendukung kegiatan Testing, Tracing dan Treatment (3T) di kecamatan Pekanbaru Kota sehingga tujuan untuk terselenggaranya upaya percepatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 dapat terwujud," ucapnya 

Tracing  atau pelacakan adalah bagian dari upaya 3T, melengkapi Testing dan Treatment, yang dilakukan pemerintah sebagai bagian penanganan COVID-19. Dalam hal ini yang menjadi sasaran langsung sebagai Tracer yaitu Babinsa dan Babinkantibmas serta petugas surveilans Puskesmas sebagai petugas pengolah data.

Dalam melakukan pelacakan, sambung Aipda Yofie Hadesman, penting untuk mengidentifikasi waktu dan tempat dari orang-orang yang berkontak dengan penderita COVID-19, lalu menginformasikan orang-orang yang mungkin terpapar virus, dan mengisolasi orang-orang yang terjangkit Covid-19 untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

"Pastinya, kita tetap diharapkan untuk dapat mempertahankan protokol kesehatan dengan wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta vaksinasi," kata Yofie 

"Dengan adanya aplikasi silacak ini diharapkan dapat membantu dan mengevaluasi tentang sebaran covid-19 serta bagaimana penanganannya" tegasnya