Walikota Dumai Luncurkan Aplikasi SPBE

Selasa, 27 September 2022 - 23:13:29 WIB Cetak

DUMAI, celotehriau.com- Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS menutup secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Masterplan Smart City & Quick Win Program Unggulan Kota Dumai, yang dihelat di Balai Sri Bunga Tanjung, Selasa (27/9/2022).

Penutupan bimtek tersebut ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Dewan Smart City yang dilakukan Wali Kota Dumai, Pimpinan DPRD Kota Dumai, unsur Forkopimda Dumai, Asisten, Kepala OPD, dan Camat dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, serta pimpinan BUMD terkait sebagai wujud komitmen dan implementasi gerakan menuju kota cerdas.  

Bimbingan Teknis Penyusunan Masterplan Smart City Kota Dumai telah dilaksanakan sebanyak 4 (empat) tahapan sejak bulan Juni 2022 lalu, dan telah disepakati bersama beberapa program untuk mendukung smart city di Kota Dumai yang akan dijalankan bersama dalam jangka pendek (Quick Win) untuk 1 (satu) tahun ke depan, menengah untuk 5 (lima) tahun ke depan dan panjang untuk 10 (sepuluh) tahun kedepan.

Untuk diketahui, Smart City merupakan penerapan dan pengimplementasian teknologi, informasi dan komunikasi secara inovatif, efektif dan efisien yang terintegrasi dengan menghubungkan infrastruktur fisik ekonomi dan sosial dalam sebuah daerah sehingga mampu meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.

Tenaga Ahli Penyusunan Smart City, Dr. Kristoko Dwi Hartomo, S.Kom, M.Kom dalam sambutannya mengatakan, Kota Dumai merupakan salah satu dari 50 kabupaten/kota yang terpilih dalam proses seleksi oleh Kemenkominfo, dan juga satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang terpilih untuk menyusun masterplan kota smart city.

Dalam pelaksanaannya, Tim ahli pembimbing, telah menghasilkan 4 draft buku, berisi analisis strategis Smart City Kota Dumai, dalam 5-10 tahun ke depan, kesiapan Kota Dumai dalam menyongsong perkembangan baik lokal ataupun secara global.

“Dengan Master Plan Smart City Kota Dumai, akan menentukan arah pembangunan kota cerdas kedepan, sesuai dengan perkembangan teknologi, perkembangan masyarakat dan lingkungan. Kesiapan infrastruktur dan aplikasi-aplikasi yang diperlukan, literasi kepada masyarakat dan kerjasama stakeholder terkait, semoga semua berjalan dengan baik kedepan," ungkapnya.

Kristiko menambahkan, Kota Dumai telah menghasilkan 6 tema besar atau quick win smart city dari tiga kali pelaksanaan bimtek, yaitu Si-Lawo (Smart Governance), Kampung Kuliner (Smart Branding), Si-Naker (Smart Economy), Sakti Q-RIS (Smart Living), Pengolahan Air Bersih dari Air Gambut (Smart Society), dan Khidmat Kebersihan (Smart Environment).

Disisi lain, Wali Kota Dumai H. Paisal memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Kominfo atas terlaksananya Bimtek yang dilaksanakan sebanyak 4 tahap dalam 4 bulan terakhir, dengan pendampingan dari Tenaga Ahli Smart City serta melibatkan Tim Pelaksana dan Dewan Kota Cerdas, sehingga telah tersusun dokumen masterplan Kota Dumai.

Lanjutnya, keterlibatan semua pihak dalam mewujudkan smart city menjadi kunci sukses berhasil tidaknya penerapan smart city di Kota Dumai. 

"Alhamdulillah, terima kasih kepada segenap stakeholder dan OPD dapat ikut terlibat aktif dalam penyusunan dokumen masterplan Smart City Kota Dumai, mulai bimtek pertama sampai kepada bimtek keempat atau bimtek yang terakhir," syukurnya.

Tidak hanya penutupan bimtek, dalam moment ini, Wali Kota Dumai turut meluncurkan 3 Aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di lingkungan Pemko Dumai.

Adapun Aplikasi yang diluncutkan pada kesempatan ini yaitu Si-Datin (Sistem Data dan Informasi) Kota Dumai, Si-Molek (Sistem Informasi Metrologi Legal) Kota Dumai, dan Si-Naker (Sistem Informasi Ketenagakerjaan) Kota Dumai.

"Ini merupakan bentuk usaha kita untuk menerapkan dan melaksanakan program gerakan menuju Smart City di Kota Dumai secara terpadu dalam rangka mendorong kemudahan layanan publik," tuturnya.

Dengan penutupan bimtek, penandatanganan komitmen, dan peluncuran aplikasi SPBE di lingkungan Pemko Dumai, Paisal berharap stakeholder terkait khususnya seluruh OPD dilingkungan Pemko Dumai komit berkhidmat untuk mewujudkan Dumai Kota Smart City yang Idaman.

Sebelum Penandatanganan Komitmen Dewan Smart City dilakukan, Wali Kota Dumai, Forkopimda Kota Dumai dan seluruh hadirin menyaksikan pemutaran video Quick Win Program Unggulan 6 Dimensi Smart City dan Video Peluncuran Aplikasi Si-Datin, Si-Molek, Si-Naker.(rls/IUD)



Tulis Komentar +
Berita Terkait+