Kepergok Massa, Pelaku Curanmor Tewas 

Sabtu, 23 November 2019 - 09:48:21 WIB Cetak

CELOTEH RIAU.COM----Seorang pelaku curanmor inisial SY, tewas setelah aksinya mencuri motor gagal di Perumahan Pandau Permai, Rabu, (20/11/2019) sekira pukul 16.30 WIB. 

Sebelum dihakimi masa, peristiwa curanmor SY terjadi persisnya di sanggar senam Ida Ayu di Perum Pandau Permai.

Aksi curanmor SY berawal saat korban berangkat dari rumah menggunakan sepeda motornya menuju sanggar senam Ida Ayu dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB. 

Saat sudah berada didalam sanggar, sekitar pukul 17.30 WIB, korban langsung turun begitu mendengar suara gaduh dari luar sanggar, persis nya di parkiran sepeda motor.

Untuk memastikan peristiwa dibawah tersebut, korban bergegas turun memastikan kejadian tersebut. 

Tiba diparkiran, korban melihat warga yang sudah emosi berusaha mengejar kedua pelaku. Nahas, pelaku SY terjatuh dan kepalanya terbentur aspal menjadi bulan-bulanan warga sekitar. 

Sementara itu, rekannya yang ketakutan langsung kabur meninggalkan sepeda motor yang digunakan melakukan aksi curanmor. 

Dari tangan SY, warga menemukan kunci T yang diduga akan digunakan mencuri motor korban. 

Mendapatkan laporan adanya pelaku curanmor diamankan warga, Kanit Reskrim Polsek Siak Hulu, Iptu Carles Nainggolan bersama anggota Piket Polsek Siak Hulu mendatangi TKP untuk mengamankan pelaku beserta sejumlah BB lainnya untuk dibawa ke Polsek Siak Hulu.

Saat akan dibawa ke Polsek untuk diamankan. Ditengah perjalanan, tiba-tiba pelaku mengalami kejang akibat luka berat yang dideritanya di sekitar bagian kepala. 

''Melihat kondisi tersangka, pelaku langsung dibawa ke Puskesmas Siak Hulu III untuk dilakukan pemeriksaan, kemudian pihak Puskesmas menyarankan untuk dibawa ke RS terdekat yakni RS Mesra,'' terang Charles Nainggolan, Jum'at (22/11/2019). 

Sampai di RS Mesra, tim medis mengatakan, bahwa pelaku sedang mengalami cedera kepala berat dan pihak RS Mesra tidak dapat lakukan pertolongan medis. 

''Agar nyawa nya tertolong, pelaku langsung dilarikan menggunakan Ambulan ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan pertolongan medis yang lebih memadai,'' ungkap Nainggolan.

''Sekitar pukul 1.00 WIB, tim medis RS Bhayangkara Polda Riau menyatakan korban telah meninggal dunia,'' ujar Nainggolan.



Baca Juga Topik #hukrim+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+