Diskon Semua Produk di Opening Store Pekanbaru, FAT Sport Apparel Kontrak Supardi Nasir Jadi Brand Ambassador 

Ahad, 24 Januari 2021 - 21:58:48 WIB Cetak

Kadispora Riau Boby Rahmat, Ketua Askot PSSI Pekanbaru Edwar Riansyah,.pelatih Timnas U-16 Bima Sakti dan brand ambassador FAT Supardi Nasir foto bersama dengan owner FAT dan GM FAT Sport Store Pekanbaru Roni Saputra SH usai pengguntingan pita, Ahad (24/1

CELOTEHRIAU--Kesan sedehana namun tetap tampak kemeriahan pembukaan toko  FAT Sports Indonesia di Pekanbaru, Ahad (24/1/2021).

Bahkan pada kesempatan berbahagia ini,   FAT Sport milik anak jati Provinsi Riau yang sudah go Internasional mengontrak kapten Persib Bandung Supardi Nasir sebagai brand ambassador selama setahun kedepan.

Sebagai diketahui, pembukaan toko  FAT Sports ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Acara pembukaan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB  ini terasa spesial karena dihadiri sejumlah orang -orang mempuni dibidangnya khususnya dunia olahraga. 

Ya di toko yang terletak di Jalan Kaswari Kecamatan Sukajadi , hadir pelatih timnas U-16 Bima Sakti Tukiman, Supardi Nasir sebagai brand ambassador, Danil Junaidi Kapten tim PSPS Riau, Aed Tri Oka.(PSPS) dan sejumlah pemain sepakbola lokal.

Supardi Nasir saat melakukan penandatanganan kontrak sebagai brand ambassador disaksikan langsung owner FAT Sports Franky Adhi Tama.(ISTIMEWA)

Hadir juga Kadispora Riau Bobby Rachmat, Ketua Askot PSSI Pekanbaru Edwar Riansyah, Ketua Askab PSSI Kuansing Fahdiansyah Ukup, wartawan olahraga senior  Riau   seperti Hary B Koriun dan presenter olahraga kawakan Amran Syarifuddin.

Owner FAT Spots Apparel Franky Adhi Tama didampingi Roni Saputra selaku GM  store FAT Pekanbaru menuturkan selama pembukaan ini memberlakukan tarif diskon seluruh item.

"Kita beri diskon untuk all item semua barang. Ini adalah toko  FAT yang pertama di Indonesia.Ayo para pecinta olahraga di Bumi Lancang Kuning datang, lihat dan miliki produk kami ," kata Franky Adhi Tama.

Owner FAT memberikan Souvenir buat wartawan olahraga senior Hary B Koriun (ISTIMEWA)

Untuk urusan Jersey FAT memang baru.Tapi karena kualitas dan desain yang kreatif membawa usaha yang diawali merintis sarung tangan kiper ini, telah menembus pasar Asia .Seperti di Mendiola FC peserta liga 1 Filipina dan kerjasama dengan Timnas  Kepulauan Mariana Utara.

"Kualitas yang sangat baik dari FAT Sports adalah jaminan kami. Plus  desain jersey yang kreatif dengan ide nya tak terbatas, layanan yang sangat hebat dan dapat diandalkan."

"Konsumen  juga dapat berkreasi dengan desain sendiri dan FAT Sports dapat mewujudkannya.  FAT Sports selalu melebihi ekspektasi.Ini adalah persembahan anak jati Kuantan Singingi Riau untuk Indonesia yang sudah go internasional ," ujarnya.

Karena itu, timpal Roni Saputra, FAT Sports bergerak cepat mengontrak Supardi Nasir sebagai brand ambassador untuk pengembangan usaha ini.

Kapten PSPS Riau Danil Junaidi hadir juga dalam pembukaan toko offline pertama di Indonesia  (ISTIMEWA)

"Sarung tangan dan Jersey menjadi konsentrasi kami, termasuk peralatan olahraga lainnya,.kecuali sepatu.Jadi  Supardi Nasir sebgai brand ambassador tugasnya adalah mempromosikan produk FAT dimanapun berada, usai timnya bertanding.Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada seluruh yang hadir dalam pembukaan toko FAT Sports pertama di Indonesia,  " sebutnya.

Sebagaimana diketahui,  di awal merintis FAT pada 2013 hanya memproduksi sarung tangan kiper. Dimana jumlahnya cuma 120 pasang sarung tangan kiper per yahun, sekarang dalam setahun bisa memproduksi sekitar 7.000 hingga 8.000 pasang,

Fantastis, hanya dalam satu setengah tahun cukup menguatkankan merk FAT ini. Sehingga, pada 2014, produk ini mulai masuk ke Malaysia, kemudian pada 2017 di Filipina dan Spanyol pada tahun ini.

Franky kemudian menggunakan jaringannya yang sudah ada untuk memasarkan produk FAT dengan penjualan lewat internet (daring).

Shahar Ginanjar adalah penjaga gawang pertama yang memakai produk FAT saat masih bermain di Persib dan Edi Kurnia di Pelita Bandung Raya (PBR). Teja Paku Alam, kiper Sriwijaya FC kini juga menggunakan sarung tangan FAT.

Pelatih PPLP Riau Askuri (tengah ) diapit owner FAT dan GM FAT Sports Pekanbaru (ISTIMEWA)

 

Kunci keberhasilan FAT adalah pada kemauan untuk riset dan pengembangan. Sarung tangan kiper buatan FAT punya keunggulan karena disain disesuaikan dengan selera dan kondisi di Indonesia. Material yang digunakan juga cocok untuk iklim tropis Asia Tengara dan tahan lama untuk dipakai di kondisi lapangan yang kurang bagus.

Material yang digunakan punya daya tahan yang bagus, tidak cepat rusak. Kiper juga tidak mesti ganti sarung tangan ketika main di kondisi panas dan tiba-tiba turun hujan seperti yang sering terjadi di Indonesia

FAT juga terjangkau harganya dan lebih muarh 50 persen dari produk luar negeri. Merk luar dengan sarung tangan level tiga dengan harga Rp500 ribu, tapi produk FAT harganya Rp375 ribu dan kualitasnya masih di atas merk luar itu. Untuk produk level yang sama dan paling bagus misalkan harga merk luar Rp1,5 juta, kita bisa tawarkan dengan kualitas sama harganya Rp610 ribu," katanya.

Sarung tangan kiper FAT juga cocok untuk negara-negara lain di Asia Tenggara, yang dibuktikan dengan cukup diterimanya produk ini di Malaysia dan Singapura. Sejumlah kiper asing kini juga bersedia untuk disponsori oleh produk FAT Indonesia.

Kadispora Riau H Bobby Rahmat melakukan pengguntingan pita saat Grand opening FAT Store Pekanbaru (ISTIMEWA)

Sederet kiper asing yang kini disponsori FAT Indonesia antara lain Farizal Marlias dari klub Johor Darul Ta'zim yang merupakan juara lima kali Malaysia Super League. Kemudian ada Muhammad Hafizul Hakim kiper Perak FA Malaysia, Louie Michael Casas kiper Global Cebu yang bermain di Philippina Football League, dan Toni Doblas kiper Ceres Negros FC di Philippina Football League.

Kebetulan Toni Doblas ini orang Spanyol dan pernah main di Real Zaragoza dan Napoli, Italia. Karena dia orang Spanyol, produk FAT bisa dikenal sampai akhirnya punya distributor di Spanyol.
 



Baca Juga Topik #ekbis+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+