Bupati Rohil Terpilih Afrizal Sintong Janji Dukung Askab PSSI Rohil Siapkan Anggaran Tahun 2022 Rehab Lapangan KONI

Ahad, 23 Mei 2021 - 19:18:00 WIB Cetak

Bupati Terpilih Afrizal Sintong foto bersama Ketua Askab PSSI Rohil Habib Nur dan Sekum PSSI Rohil Sutrisno (baju biru) (Foto:Istimewa)

CELOTEH RIAU--Bupati Rokan Hilir terpilih Afrizal Sintong mendukung usulan Askab PSSI Rokan Hilir yang  mengusulkan perbaikan Lapangan sepakbola KONI sebagai sarana prasarana memajukan olahraga di Kabupaten berjuluk " Negeri Seribu Kubah".

Hal itu ditegaskannya saat  silaturahmi Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Rokan Hilir (Rohil) Habib Nur dan Sekretrais Umum Askab Rohil Sutrisno.

Mendengar usulan dan cerita itu, Afrizal Sintong memberikan respon yang sangat luar biasa. Pemerintah kabupaten pada tahun  anggaran 2022 akan menupayakan dana sebesar Rp2 miliar khusus untuk perbaikan lapangan.

"Lapangan itu harus diperbaiki, karena sudah tak layak. Apalagi lapangan itu merupakan Ikon kota Bagansiapiapi jadi harus diperhatikan. Kedepannya sarana olahraga harus bagus,"sambutnya.

Mantan anggota DPRD Rohil 1 priode itu mendukung semua program kerja Askab PSSI Rohil untuk 4 tahun kedepan. Dan dia berharap PSSI dapat memajukan sepakbola di negeri seribu kubah.

"Saya akan bantu PSSI semaksimal mungkin. Sepakbola harus ada sponsor, di Rohil banyak perusahaan-perusahaan, nanti itu akan saya pikirkan bagaimana PSSI dan Perusahaan dapat bekerjasama," sebutnya.

Afrizal Sintong mengakui, mengurus sepakbola tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, terlebih lagi jika tidak ada sponsor yang mendukung tentunya akan ada beberapa program kerja yang tidak jalan.

"Untuk itu, saya akan upayakan bagaimana PSSI Rohil kedepannya ada sponsor sehingga sepakbola Rohil maju dan berkembang. PSSI ini jauh berbeda dengan cabor lainnya. Jika gelar kompetisi dana besar," ungkapnya. 

Dalampada itu Ketua Askab PSSI Rohil Habib Nur mengakui  pada tahun 2019, PSSI telah mengusulkan kepada Pemda agar lapangan tersebut diperbaiki secara total sehingga ketika musim hujan lapangan itu tidak banjir.

"Sudah pernah kami ajukan, dicatat dan tertulis anggarannya 7 Miliar. Seiring berjalannya waktu program tersebut dicoret sebab ada pengurangan anggaran untuk penanganan covid 19,”ujar Habib.

Tidak hanya itu, Habib menjelaskan bahwa PSSI Rohil tidak memiliki wewenang dan anggaran untuk memperbaiki lapangan Koni. Namun, ketika rumput lapangan tersebut sudah panjang yang selalu disalahkan PSSI.

"PSSI selalu disalahkan jika rumput panjang, jika lapangan banjir, jika lapangan rusak. Padahal itu bukanlah wewenang dari PSSI melainkan wewenang dari Pemda yang punya bangunan dan tanah," bebernya.

Sambung Habib, sama dengan kabupaten/kota lainnya. PSSI itu tidak punya lapangan, yang punya lapangan adalah Pemerintah atau pihak ketiga. Untuk sarana, PSSI hanya sebatas usulan, tidak memutuskan.

Terakhir Habib Nur menyampaikan bahwa dari tahun 2020 lalu, sejak lapangan Koni dibawah naungan dan diurusi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ketika rumput panjang langsung dipotong oleh petugas yang digaji oleh Pemda.



Baca Juga Topik #riau+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+