PCSS Melaju Ke Babak 16 Besar Piala Menpora U 12 Tingkat Nasional

Sabtu, 14 September 2019 Cetak

CELOTEHRIAU.COM- Pekanbaru City Soccer School (PCSS) wakil Provinsi Riau di Piala Menpora U 12 Tingkat Nasional melaju ke babak 16 Besar menantang wakil DKI Jakarta.

Itu setelah skuad asuhan Askuri menjadi runner up grup F, hasil kalah 2-3 vs Papua, dan dua kali menang,  3-0 atas NTT serta menang 4-2 melawan Maluku.Nabil Putra Pratama dan kawan-kawan mengumpulkan nilai 6 poin.

Perjalanan "The Black Yellow" PCSS menembus 16 besar merupakan sejarah bagi persepakbolaan usia dini di Pekanbaru, Riau umumnya.

Dilaga perdana kontra Papua, meski sejumlah pemain PCSS kurang fit, tetap memberikan perlawanan.Sempat unggul duluan, Daffa dan kawan-kawan kalah 2-3 dari Papua.

Kekalahan perdana ini menjadi motivasi bagi anak-anak yang berlatih di Lapangan Batrai P Panam ini. Nusa Tenggara Timur yang menjadi lawan kedua, dibaringkan di Jakabaring dengan skor 3-0.

Kemudian dilaga pamungkas grup, giliran Maluku merasakan keganasan Muhammad Iqbal cs.

Pelatih PCSS Askuri terharu dan memberikan apresiasi atas perjuangan anak-anak untuk bangkit dari keterpurukan.

"Alhamdulillah, anak-anak memberikan bukti mereka layak tampil dipentas nasional dengan mnegedepankan permainan filosopi sepakbola Indonesia( Filanesia). Namun kami berharap anak-anak tetap membumi, karena kerja belum selesai.Tetap happy,  fokus dalam setiap pertandingan.Kami mohon doanya untuk laga hari ini," jelasnya.

Senada Direktur PCSS Miskardi, juga memberikan apresiasi kepada para pemain, pelatih dan orang tua yang memberikan dukungan langsung ke Stadion Jakabaring.

"Alhamdulillah, ini merupakan satu langkah menggapai mimpi anak -anak  menjadi pemain sepakbola profesional suatu hari kelak. Kami sangat bangga di usia yang masih muda mereka sudah memiliki pengalaman bertanding dengan anak-anak dari luar provinsi seperti Papua, NTT dan Maluku," kata Miskardi.

Pria yang juga Exco PSSI Pekanbaru ini berharap dari iven Menpora U12 ini, para pemainnya skill individu semakin berkembang dan secara organisasi tim semakin solid.

Ya, Thoriq Ziyad cs  adalah rule model PCSS yang mengedepankan  permainan Filosopi Sepakbola Indonesia. Tim yang dibangun sejak satu tahun lalu ini baik secara individu maupun tim sangat atraktif dan indah ditonton.


Sebagaimana diketahui hampir separuh pemain yang memperkuat PCSS di  8 besar Aqua DNC 2019 di Palembang lalu, tampil kembali. Yakni  Daffa Abisa (Mts Muhammadiyah 2), Wahyudi Aulia (SDN 070), Nabil Putra (SMP Annamiroh), Thoriq Riyad (Mts Andalan), Iqbal (SMP IT Imam Nawawi), Dzaki Dzul (Mts Muhammadiyah 2), Fahri (SMP Babussalam), Teddy (SD Al Rasyid), Rasya (Mts Al Muttaqim), Tirza (SDN 20), Nabil Fikri ( MTSN 3)  dan Richy Aditya (Pesantren Albaidha)