Alumni Cendana Rumbai Bagikan Masker 3M N95 Di Depan Puswil Soeman HS

Jumat, 20 September 2019 Cetak

CELOTEHRIAU.COM---Peduli kabut asap yang melanda Riau, alumni Cendana Rumbai bagikan masker 3M N95 dan paket susu bear &brand plus vitamin C di depan Pustaka Wilayah Soeman HS, Kamis (19/9/2019).

Pembagian susu Bear Brand & Vitamin C dan masker 3M N95 yang brradal dari donasi alumni Cendana Rumbai lintas angkatan ini, langsung diserbu pengguna roda dua dan roda empat yang kebetulan lewat di Jalan Cut Nyak Dhien ini.

Kordinator Lapangan Pekanbaru I Parasian Hariandja (CR89) didampingi  Dicky Rusdi (CR90) menuturkan pembagian masker ini sebagai wujud kepedulian terhadap bencana kabut asap di Privinsi Riau, khususnya Pekanbaru.

"Ada sekitar 300 masker dan 200 paket susu plus vitamin C donasi alumni yang kita bagikan.Ini wujud kepedulian kita sebagai warga melihat kualitas udara yang semakin berbahaya untuk kesehatan," kata Hariandja.

Ia berharap, pembagian masker ini bisa sedikit mengurangi penderitaan masyarakat.

Dalam pada itu, Dicky Rusdy korlap II menambahkan, sejatinya ada 1000 masker 3M N95 yang akan dibagikan.Cuma masih tertunda pengirimannya.

"Ada sekitar 700 masker lagi bersama paket susu dan vitamin yang merupakan donasi  alumni akan kita bagikan kepada masyarakat," jelas alumni Cendana Rumbai 1990 ini.

Dicky pun mengimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah.Karena kualitas udara sudah dalam kategori berbahaya.

Sebagaimana diketahui, angka ISPU itu berdasar parameter konsentrasi partikulat PM 10 atau partikel di udara berukuran lebih kecil dari 10 mikron. PM 10 adalah partikel debu dan salah satu polutan yang membahayakan sistem pernapasan jika terhisap langsung ke paru-paru serta mengendap di alveoli.

Data BMKG  pada 16 September lalu berdasar parameter konsentrasi PM10, menunjukkan kualitas udara di Pekanbaru (Riau) mencapai level Berbahaya atau angka 327 µgram/m3. 

"Kondisi kualitas udara berbahaya untuk  kesehatan, jadi kami imbau agar masyarakat, khusus anak-anak dan ibu hamil  agar mengurangi aktivitas tak perlu di luar rumah," katanya.

Alumni Cendana Rumbai 1990 ini juga mengajak seluruh komponen masyarakat khususnya alumni Cendana dari lintas angkatan semakin peduli dengan bencana kabut asap ini.

"Mudah-mudah upaya yang kami lakukan bermanfaat," tukasnya.

Terpisah, Yuli salah satu warga yang kebetulan lewat dan mendapatkan paket susu, vitamin V dan masker mengapresiasi aksi yang dilakukan alumni cendana Rumbai.

"Saya sebagai ibu hamil sangat berterima kasih dengan pembagian paket susu, vitamin C dan masker 3 M N 95.Karena masker inilah yang standard dengan kualitas udara yang semakin merisaukan dan mengganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat," celotehnya.

Seperti diketahui,  kabut asap ini sudah menelan korban, bayi berumur 3 hari di RS Syafira, meninggal dunia Rabu (19/9/2019). Plus masyarakat yang terpapar Inpeksi Saluran Pernafasan Akut( ISPA) diperkirakan sekitar 40 ribuan orang.Semoga derita ini cepat berlalu.