MEDAN, celoteheiau.com - Kontingen Riau yang sempat memimpin daftar perolehan medali sebelum pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, sampai H+7 atau 16 September 2024 sudah mengoleksi 43 medali dan masih tertahan di peringkat 12 besar daftar perolehan medali.
Perolehan 43 medali bumi lancang Kuning ini dihasilkan dari 14 cabor. Yakni senam,. Petanque, Anggar, Menembak, Angkat Besi, Sepatu Roda, Dayung, kurash, Muaythai, berkuda, barongsai, binaraga, taekwondo dan Pencak Silat.
Cabor Senam menjadi yang terbanyak menyumbangkan medali, 6 emas 3 perak dua perunggu. Disusul Anggar dengan koleksi 3 emas 2 perak 7 Perunggu. Lalu cabor menembak dengan 2 emas satu perak dan petanque satu emas.
Provinsi Riau masih memiliki peluang menambah pundi pundi medali dari beberapa cabor yang pada hari Senin 16 September 2024 melakukan pertandingan. Di Sumatera Utara ada tenis meja di GOR Angsapura, squash di Arena Squash Disporasu Kabupaten Deli Serdang, tinju di GOR Pematang Siantar, bulutangkis di GOR PBSI Sumut , atletik di Stadion Madya Atletik Sport Center Deli Serdang, ski air di venue F1H20 Danau Toba, golf Royal Sumut Kota Medan, grasstrack di Arena Sirkuit Motocross Deli Serdang,, karate di Gedung Serba Guna Unimed dan Sambo di GOR Langkat
Sampai Senin 16 September 2024, total sudah 596 medali emas 592 medali perak dan 784 medali perunggu digelontorkan. Peringkat pertama masih ditempati DKI Jakarta dengan koleksi 106 medali emas 92 perak dan 88 perunggu. Peringkat kedua Jabar dengan 97 medali emas 94 medali perak dan 98 medali perunggu. Peringkat ketiga Jatim 94 medali emas 87 perak dan 85 perunggu. Sementara peringkat keempat dan kelima ditempati tuan rumah Sumut 49 emas 26 perak 56 perunggu dan Aceh dengan 42 medali emas 35 perak dan 40 perunggu.
Sementara posisi paling buncit posisi ke 37 dan ke 38 diisi Maluku Utara dengan satu perunggu dan IKN tanpa medali alias kosong. (***/CR3)