Peringati Hari Batik Nasional, Enam Negara Ikuti IRFW 2024 di Pekanbaru

Ahad, 06 Oktober 2024 | 20:44:00 WIB

PEKANBARU - Enam negara ikut kegiatan Internasional Riau Fashion Week (IRFW) 2024 di Kota Pekanbaru. Kegiatan yang digelar oleh Asosiasi Pelaku Ekonomi Kreatif (Aspekraf) berlangsung selama lima hari dimulai 2 Oktober, dan puncaknya, Minggu (6/10/2024) ini.

Dalam puncak IRFW tersebut, dihadiri oleh Pj Ketua TP PKK Riau Zuliana Rahman Hadi, Pj Bupati Inhil Erisman Yahya, Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru Masriah, serta seluruh tamu dan peserta IRFW.

Ketua Panitia IRFW, Datin Seru Hj Syarifah Darmiati Aida mengatakan, bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2024 yang jatuh pada 2 Oktober lalu.

Dikatakannya, IRFW ini pertama kali digelar di Provinsi Riau. Ia berharap, dengan kegiatan ini dapat mempromosikan produk-produk dari designer-designer asal Riau.

Ada puluhan designer yang memperkenalkan produknya melalui IRFW ini, termasuk designer luar negeri. Produk-produk dari designer tersebut dikenalkan oleh 300 model.

Dalam kegiatan IRFW tersebut, turut memperkenalkan Batik Kiambang Bertaut asal Kabupaten Indragiri Hilir. Ada beberapa motif batik yang dikenalkan langsung oleh Pj Bupati Inhil, Erisman Yahya.

Sementara itu, Pj Ketua TP PKK Riau Zuliana, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Puan Aspekraf.

Ia berharap, dengan kegiatan fashion week ini dapat menambah wacana batik nasional. Menurutnya, batik Riau memiliki beragam motif dan nilai yang sangat tinggi.

"Batik Riau itu adalah batik yang beragam dan nilainya sangat tinggi. Kita berharap, kegiatan ini dapat memperkenalkan batik lokal Riau baik di nasional maupun internasional," ungkap Zuliana.

Sementara itu, Koordinator Puan Aspekraf, Irna Juita mengatakan, bahwa ada 45 designer yang hadir dalam IRFW ini. Mereka menampilkan produknya melalui ratusan model yang tampil dalam fashion ini.

Tujuh designer datang dari luar negeri, yakni Nepal, India, Malaysia, Thailand, Filiphina. Sementara itu juga ada tiga designer yang datang dari luar Riau dan sisanya designer lokal.

Dia berharap kegiatan IRFW ini dapat dilaksanakan kembali pada tahun depan. Tentunya dengan dukungan dan kerja sama berbagai pihak.

Menurutnya, di samping mengenalkan batik ke dunia, namun kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa PAD bagi Riau.

"Tentunya, kita harapkan kerjasamanya dari Pemprov Riau, Rumah Sandiaga Uno, dan pihak lainnya agar kegiatan ini bisa berlanjut, sehingga batik Riau semakin semarak dan lebih baik kedepannya," pungkasnya.

Terkini