PEKANBARU - Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Muflihun - Ade Hartati siap membawa bantuan Pemerintah Pusat ke Kota Pekanbaru. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pembangunan Kota Pekanbaru ke depannya.
Muflihun, dalam kampanye dialogis di Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, mengatakan bahwa pembangunan Kota Pekanbaru tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
Pemerintah Kota Pekanbaru harus bisa berkomunikasi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi untuk meningkatkan infrastruktur di Kota Pekanbaru.
Menurutnya, anggaran Pemko Pekanbaru sekitar Rp2,8 triliun. Dari total anggaran tersebut, hanya sekitar Rp160 miliar yang bisa digunakan untuk menjalankan Kota Pekanbaru, sementara sisanya digunakan untuk gaji pegawai hingga pokok pikiran anggaran DPRD Kota Pekanbaru.
Artinya, kata Muflihun, anggaran yang dimiliki Pemko Pekanbaru sangat sedikit untuk bisa merealisasikan program Walikota Pekanbaru.
Untuk mendapatkan bantuan tersebut, sebut Muflihun, tentu perlu ada hubungan baik dengan pemerintah pusat, terutama Presiden. Ia menilai dirinya, sebagai calon Walikota Pekanbaru yang diusung Partai Gerindra, siap mewujudkan hal itu.
Dikatakannya, kedekatan dirinya sebagai kader Gerindra tentu akan mempermudah Pemko Pekanbaru untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.
"Kami ini diusung oleh Partai Pak Presiden, Partai Gerindra. Tentunya, kita punya hubungan baik dengan Pak Presiden dan Pemerintah Pusat. Kita berharap, dengan hubungan baik ini Pemko Pekanbaru dapat dibantu oleh pusat. Kalau selama ini kan tidak, Presiden dari partai yang berbeda, Walikota juga dari partai yang berbeda, makanya bantuan dari Pemerintah Pusat agak sulit didapatkan," ujar Muflihun, Senin (14/10/2024).