Progres Jalan Lingkar Pekanbaru pada Ruas Tol Rengat-Pekanbaru Capai 35,34 Persen

Selasa, 03 Desember 2024 | 13:37:00 WIB

PEKANBARU - Selama satu dekade penugasan, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) telah mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang terbentang sepanjang 879 Km.

Hal ini memperkuat komitmen Hutama Karya untuk mendorong percepatan pembangunan proyek jalan tol yakni Ruas Rengat Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) (30,57 Km).

Proyek-proyek ini akan menghubungkan sejumlah ruas operasional, khususnya di Provinsi Riau dan Sumatra Selatan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan, pembangunan kedua proyek ini sudah cukup progresif.

"Hingga November, progres konstruksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) mencapai 35,34 persen," kata Adjib, Selasa (3/12/2024).

Adjib menjelaskan, proyek Junction Rengat Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) direncanakan memiliki lebar jalur 3,6 meter dan konfigurasi dua lajur pada tahap awal.

Fasilitas lainnya termasuk satu pasang Tempat Istirahat Pelayanan (Rest Area) Tipe A di STA 190+450, 3 Gerbang Tol, 3 Interchange (IC), dan 1 Junction.

"Jalan tol ini direncanakan memiliki kecepatan maksimum 100 km per jam, akan menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, diharapkan dapat memperkuat konektivitas di Provinsi Riau dan mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memperlancar mobilitas logistik," terangnya.

Adjib menyebut, proyek Rengat Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) tantangan utamanya adalah melewati berbagai lahan gambut yang memerlukan beberapa metode penanganan tanah, diantaranya seperti teknologi Preloading, Prefabricated Vertical Drain (PVD), ataupun replacement untuk memperbaiki tanah dasar.

"Untuk itu, Hutama Karya berkomitmen menerapkan berbagai solusi teknis dan memastikanEV keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas selama konstruksi," tutupnya.

Terkini