Perumdam Tirta Siak Jadi Beban, Ini Respon DPRD Pekanbaru

Ahad, 13 April 2025 | 10:18:00 WIB

PEKANBARU - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka menerima banyaknya keluhan dari masyarakat terkait layanan air bersih Perumdam Tirta Siak.

Dikatakannya, alih-alih menjadi solusi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini dinilai menjadi beban bagi Kota Pekanbaru dengan catatan kerugian setiap tahunnya.

"Saya mendengar langsung keluhan masyarakat terkait air yang tidak mengalir, proyek galian merusak jalan, dan keluhan yang tidak pernah ditanggapi serius. Di sisi lain, Tirta Siak tiap tahun merugi, lalu apa manfaat keberadaannya di Pekanbaru," ungkap Rizky, Sabtu (12/4/2025).

Kata Rizky, dari data yang dihimpun, Perumdam Tirta Siak mengalami kerugian secara konsisten selama beberapa tahun terakhir. Meski menerima penyertaan modal dan dukungan anggaran dari Pemerintah Kota, performa keuangan dan layanan publik tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan.

"Ini bukan hanya soal buruknya manajemen teknis, tapi juga soal tanggung jawab terhadap uang rakyat. Dana disuntikkan, tapi hasilnya jauh dari ekspektasi, kita harus pertanyakan integritas pengelolaannya," tegasnya.

Sebagai legislator yang bermitra langsung dengan Perumdam Tirta Siak, ia mendesak transparansi penuh atas anggaran, audit total atas keuangan dan proyek, serta perbaikan manajemen secara menyeluruh. Dalam waktu dekat, sambungnya, DPRD akan memanggil Direksi Tirta Siak.

"Kami tidak akan tinggal diam, kalau tidak bisa membuktikan kinerja yang bagus dan manfaat untuk masyarakat, kami akan dorong evaluasi total, bahkan kemungkinan restrukturisasi manajemennya," katanya.

Rizky juga menyoroti ketidaksinkronan antara laporan manajemen yang mengklaim kinerja membaik dengan fakta di lapangan yang justru sebaliknya.

Ia menegaskan bahwa air bersih adalah hak dasar warga, dan jika badan usaha yang diberi amanah justru menjadi beban, maka harus ada tindakan tegas.

"Mari kita baguskan Pekanbaru dengan manajemen pelayanan publik yang jujur, transparan, dan berpihak ke rakyat. Jangan lagi rakyat yang disuruh bersabar, sementara kerugian terus dibiayai oleh APBD," tutupnya.

Terkini