Pemprov Riau Dukung Penuh Program Indonesia Layak Anak

Rabu, 16 April 2025 | 08:29:00 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung sepenuhnya program Indonesia Layak Anak (IDOLA) yang digalakkan pemerintah pusat.

Provinsi Riau saat ini sudah menjadi Provinsi Layak Anak (Provila), karena 12 kabupaten/kota se-Riau telah meraih penghargaan KLA di berbagai tingkatan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, M Taufiq OH usai mengikuti verifikasi lapangan hybrid evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 Kabupaten Pelalawan melalui zoom meeting di ruang kerjanya, Selasa (15/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekdaprov Riau didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Riau, Fariza.

"Ini merupakan bagian dari upaya nyata mewujudkan KLA di daerah, kita sangat serius menanggapi hal ini dengan hadir dan mengikuti terus perkembangannya. Ini termasuk salah satu yang diberikan atensi oleh Pak Gubernur," kata Taufiq.

Menurutnya, perlu kolaborasi antar lintas sektor untuk mewujudkan KLA dan IDOLA. Bahkan, perlu kolaborasi dengan masyarakat luas dalam merealisasikannya.

"Perlu kolaborasi lintas sektor dan masyarakat, jadi kita bisa mengimplementasikan KLA. Dengan kebijakan ini kita bisa memastikan anak kita hidup aman dan nyaman di lingkungannya. Apalagi lingkungan juga yang membentuk anak sehingga perkembangan mereka optimal, baik di sekolah, di rumah, bahkan di tempat bermain," terangnya.

Taufiq menyebut, anak adalah aset berharga sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu, mereka harus dilindungi dan dipenuhi seluruh hal yang menjadi hak mereka.

"Hak anak harus dilindungi, dipenuhi, baik dari pendidikan, kesehatan, maupun perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi," ucapnya.

"Kita berharap dengan kegiatan ini Kabupaten Pelalawan semakin termotivasi untuk terus mewujudkan IDOLA menuju Indonesia Emas. Sehingga akan membawa manfaat besar mewujudkan Riau ramah anak," tutupnya.

Terkini