Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H, Sekitar Dua Ratusan Warga KKK Riau Penuh Keakraban dan Keceriaan di Aula Jendral Ahmad Yani

Sabtu, 19 April 2025 | 17:35:44 WIB
Keluarga besar KKK Riau foto bersama usai acara. ****

PEKANBARU (celotehriau.com ) -- Suasana penuh keakraban dan ceria kental terasa pada acara Halal bi Halal Idul Fitri 1446 Hijriah, DPW KKK (Kerukunan Keluarga besar Kisaran)  Asahan  yang di gelar di Aula Jendral Ahmad Yani yang berada di komplek Batalion Artileri Pertahanan 0 (Arhanud) se 13 Pekanbaru Riau, Sabtu 019/4/2025).

Acara ini menjadi wadah silaturahmi yang hangat dan penuh kebersamaan para perantau asal Kabupaten Asahan di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau mengambil tema " Dengan Halal BihalalbKita Perkuat Persatuan dan Kesatuan. "

Halal bihalal ini selain sebagai ajang untuk saling maaf memaafkan serta memperkuat ikatan sosial dan kekeluargaan, sejalan dengan semangat Idul Fitri yang mengajak umat untuk saling membuka hati.

Tampak hadir dalam acara halal bihalal ini Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Drs  H Auni  M Noor  MSi, Ketua DPD KKK Pekanbaru Junaidi Sinurat, perwakilan DPD KKK  Pelalawan dan DPC , perwakilan KKK Rokan Hulu, perwakilan Rokan Hilir  dan Kampar.  

Ustad H Hajarul Aswad penceramah kondang Asahan yang tinggal di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan juga didapuk memberikan setawar sedingin kepada sekitar 200 orang yang hadir.

Ketua DPW KKK Riau H Syawaluddin Hasibuan  mengawali kata sambutan.Ia memberikan apresiasi atas antusiasme dan kehadiran para undangan. “Kehadiran Bapak dan Ibu sangat berarti bagi kami. Semoga momen ini menjadi berkah dan momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah perantauan,” ujarnya.

Dalam pada itu Ketua FPK Provinsi Riau Drs H Auni M Noor MSi mengapresiasi masyarakat perantau Kisaran Asahan ya h tergabung dalam paguyuban Kerukunan Keluarga besar Kisaran  (KKK) Provinsi Riau.

" FPK merupakan rumah besar  bagi paguyuban yang ada di Bumi Lancang Kuning Riau  . Saat I I sudah 85 paguyuban dari Aceh sampai Papua yang bernaung di Forum Pembauran Kebangsaan  Provinsi Riau, " katanya.

Mantan Wakil Bupati Rokan Hulu ini berharap keberadaan FPK menjadi lebih manfaat bagi seluruh anggota  yang ada. " Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh  pengurus KKK Riau dan seluruh anggota nya yang sudah memberikan warna di sendi-sendi kehidupan di bumi lancang Kuning Riau. Selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan bathin, " pungkasnya, seraya mohon maaf tidak bisa sampai akhir mengikuti acara hala bi halal karena akan menghadiri acara yang sama ditempat lain. 

Sementara ustad Hajarul Aswad dalam ceramahnya menuturkan Halal Bihalal  merupakan kata unik yang hanya ada di Indonesia.

Dikatakannya,  KKK Riau ini merupakan rumah besar bagi seluruh perantau Kisaran Asahan. Jika diibaratkan , KKK adalah perahunya yang tujuannya untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar perantau Kabupaten Asahan.

"KKK ini adalah rumah besar bagi masyarakat perantau Asahan .Intinya untuk mencapai kesuksesan hidup didunia dan akhirat, " katanya.

Selain ramah tamah,  halal Bihalal ini merupakan agenda tahunan yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mempererat sinergi antara  pengurus dan keluarga besar Kisaran Asahan di tanah perantauan.

Berbeda dengan halal bihalal biasanya, tahun ini  panitia pelaksana juga menghadirkan Shouda Nasheeed yang digawang Eri Gustia dan kawan-kawan yang menuntut ilmu di Universitas Islam Sulthan Syarif Qasyim, Pekabaru.

Panitia juga melakukan  rangkaian agenda penting yang ditaja Ocik-Ocik KKK Pekanbaru.Seperti pemberian bingkisan kepada ocik-ocik  yang aktif, kuis sambung lagu dan  -tebakan judul lagu serta ditutup hiburan. ***

Terkini