Gubri Apresiasi Kejurnas Karate FORKI 2025

Senin, 19 Mei 2025 | 13:22:00 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) 2025 yang digelar di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pekanbaru pada 16-18 Mei 2025.

Dalam penutupan Kejurnas Karate Perebutan Piala Ketua PB FORKI Piala Gubernur Riau itu, Gubernur Riau Abdul Wahid memberikan apresiasi langsung kepada FORKI Riau. Dia merasa bangga atas penyelenggaraan kejuaraan single iven tingkat nasional tersebut.

Gubernur Riau menilai Kejurnas FORKI 2025 menjadi momentum penting bagi kemajuan olahraga, khususnya karate, di Bumi Lancang Kuning.

"Kami bangga Riau dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas. Ini menunjukkan bahwa karate memiliki tempat di hati masyarakat Riau. Harapan kami, ini menjadi awal dari banyaknya event nasional maupun internasional yang digelar di sini," sebut Abdul Wahid dalam sambutannya, Senin (19/5/2025).

Kemudian, dia juga menyampaikan terimakasih kepada PB FORKI, Pengprov FORKI Riau, Forkopimda, dan seluruh masyarakat yang turut mendukung suksesnya acara. Gubernur menekankan bahwa dampak positif dari Kejurnas tidak hanya dirasakan di bidang olahraga, tetapi juga ekonomi daerah melalui sektor perhotelan, transportasi, dan UMKM.

Menurutnya, keberhasilan Riau sebagai tuan rumah juga tercermin dari prestasi para atletnya yang meraih total delapan medali, yakni 3 emas dan 5 perunggu. Gubernur menilai hal ini sebagai hasil dari pembinaan yang konsisten dan kerja keras para atlet serta pelatih.

Sementara itu, Ketua Umum FORKI Riau Parisman Ihwan juga mengucapkan selamat kepada Kontingen Inkanas yang berhasil merebut Piala Ketua PB FORKI Piala Gubernur Riau.

Parisman menyebut penyelenggaraan Kejurnas ini capaian bersejarah bagi karate di Riau. Ia berharap keberhasilan ini akan menjadi pemicu untuk lebih serius membina bibit-bibit muda karateka yang potensial.

"Ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah. Ini tentang bagaimana Riau menunjukkan bahwa kita punya potensi besar dalam olahraga karate dan bisa sejajar dengan daerah lain secara nasional," kata Parisman.

Dikatakannya, ajang Kejurnas Karate ini juga sebagai seleksi nasional untuk mengirimkan atlet ke kejuaraan internasional mendatang di Brunei Darussalam. Keberhasilan atlet Riau tentu membuka peluang bagi mereka untuk berlaga di level yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Untuk itu, dia berharap atlet-atlet Riau yang berhasil menjadi juara di kelasnya dapat menjadi perwakilan Riau ditingkat nasional dan Indonesia di dunia internasional.

Perlu diketahui bahwa pada Kejurnas tersebut, Kontingen Inkanas berhasil meraih juara umum dengan mengumpulkan 6 medali emas, 4 perak dan 6 perunggu. Inkanas mengalahkan koleksi medali DKI Jakata yang berada di posisi runner-up dengan 4 emas dan 3 perak.

Sementara di posisi ke-3 ditempati Jawa Barat dengan 3 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu. Sedangkan Riau sebagai tuan rumah berhasil menempati peringkat ke-7 dengan perolehan 3 medali emas dan 5 perunggu.

Kontingen Riau hanya kalah perolehan medali perak dari Kontingen Bali, Sumatera Utara dan Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) yang menempati posisi ke-4, 5 dan 6.

Terkini