CELOTEHRIAU - - Bagi Anda penggemar mobil bergaya SUV yang stylish dan modern, bersiaplah. Suzuki Fronx akhirnya resmi diperkenalkan di Indonesia dan akan segera hadir di Pekanbaru pada awal Juni 2025 mendatang.
Model SUV kompak yang sedang ramai dibicarakan ini telah diluncurkan secara nasional pada Rabu (28/5/2025). Untuk masyarakat Riau, Suzuki Fronx dijadwalkan tampil perdana pada pameran di Living World Pekanbaru, 2 Juni mendatang.
Branch Manager Suzuki SM Amin Pekanbaru, Ivan Kurniawan, mengungkapkan antusiasmenya menyambut kehadiran Fronx di pasar lokal.
"Unit display akan mulai kami hadirkan di tanggal 2 Juni. Masyarakat Riau bisa langsung datang dan melihatnya," ujar Ivan.
Ia mengatakan Suzuki Fronx ditawarkan dalam tiga varian, yakni GL, GX, dan SGX, dengan opsi transmisi manual dan otomatis. Khusus di Riau, harga Fronx dibanderol mulai dari Rp265 jutaan hingga Rp328 jutaan.
Untuk rinciannya tipe GL MT dibandrol Rp265.600.000, tipe GL AT Rp277.550.000, GX MT Rp282.500.000, GX AT Rp300.350.000, SGX AT Rp326.300.000 dan SGX AT 2Tone Rp328.300.000
Tak hanya itu saja, ada kabar juga gembira bagi calon pembeli. Suzuki memberikan promo potongan harga spesial senilai Rp10 juta untuk semua varian Fronx, yang berlaku mulai 28 Mei hingga September 2025.
"Promo ini berlaku nasional dan bisa dinikmati langsung oleh konsumen Riau. Jadi, yang sudah lama menanti-nantikan mobil SUV terbaru dari Suzuki, inilah momen terbaik untuk membawa pulang Fronx,” cakap Ivan.
Resmi Diluncurkan di Indonesia
Suzuki Fronx resmi meluncur di Indonesia. SUV ringkas itu resmi meluncur setelah sebelumnya diperkenalkan dalam acara terbatas ke media. Fronx hadir dalam enam varian dengan banderol paling murah, yaitu Fronx tipe GL MT sebesar Rp 249 juta dan paling mahal yaitu Fronx SGX AT Two Tone seharga Rp 321,9 juta on the road (OTR) Jakarta.
Posisi harga ini menarik sebab Fronx bermain di "dua kaki" model bensin berada dalam kisaran Toyota Raize dan Daihatsu Rocky. Sedangkan versi hybrid-nya berada di kisaran bawah low SUV.
Presiden Direktur Suzuki Suzui Indomobil Motor dan Suzuki Indomobil Sales, Minoru Amano, mengatakan, peluncuran Fronx di Indonesia merupakan momen penting buat Suzuki.
"Indonesia selalu jadi bagian bisnis penting buat Suzuki. Mulai dari tahun 1970 kini lebih dari 50 tahun berkembang di Indonesia. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan di Indonesia," kata Amano di Jakarta, Rabu (28/5/2025) dilansir Kompas.
"Suzuki Fronx ini bukan hanya mobil baru, tapi pilar baru dalam bisnis kami," kata Amano.
Fronx pertama kali diperkenalkan pada Januari 2023 di Auto Expo India. Model ini berbasis pada platform Suzuki Baleno dan dirancang untuk pasar India. Fronx memiliki panjang 3.995 mm. lebar 1.765 mm, tinggi 1.550 mm, dan jarak sumbu roda 2.520 mm, dengan ground clearance 190 mm. Adapun kapasitas tangki bahan bakar 37 liter.
Suzuki menawarkan dua jenis mesin berbeda untuk Fronx yakni K15B dan K15C, yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri.
Mesin K15B 1,5 liter ditawarkan pada Fronx varian GL. Secara tenaga, K15B menghasilkan daya 104,7 PS pada 6.000 RPM dan torsi 138 Nm pada putaran 4.400 RPM. Sedangkan mesin K15C 1,5 liter ditanamkan pada varian SGX dan GX, pada dua model ini dipadukan dengan sistem SHVS atau mild hybrid. Mesin kode K15C mampu menghasilkan daya 100,6 PS pada 6.000 RPM dan torsi 135 Nm pada 4.400 RPM.
Mesin dan Performa
Menyusul kesuksesan pada Ertiga, XL7 dan Grand Vitara, Suzuki turut mengandalkan mesin berteknologi mild hybrid untuk Fronx. Mesin 1.500 cc berlabel SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) menjadi jantung andalan Fronx, yang bukan cuma punya performa menyenangkan, tapi juga ramah lingkungan. Namun mesin ini tidak disediakan untuk keseluruhan varian Suzuki Fronx.
Mesin mild hybrid berkode K15C, hadir untuk varian Fronx GX dan SGX. Mesin ini mampu menghasilkan daya sebesar 99,2 hp pada 6.000 rpm dan torsi 135 Nm di 4.400 rpm, dengan rasio kompresi tinggi mencapai 12:1. System mild hybrid memadukan mesin pembakaran dalam dengan perangkat Integrated Starter Generator (ISG) serta baterai Lithium-ion.
ISG berperan ganda sebagai alternator dan motor starter. Ketika kendaraan melambat atau melakukan pengereman, energi kinetik dikonversi menjadi listrik dan disimpan di baterai. Saat akselerasi, ISG akan membantu memberikan tambahan tenaga pada mesin. Selain membantu proses akselerasi lebih ringan, sistem ini juga mendukung fitur Auto Stop Start, yang makin membantu efisiensi bahan bakar.
Untuk varian mesin K15C, Suzuki berikan opsi transmisi otomatis dan manual 5-speed untuk tipe GX. Sementara tipe SGX eksklusif hanya dibekali transmisi otomatis.
Sama-sama berkapasitas 1.500 cc, ada varian berkode mesin K15B, yang tidak disertai sistem mild hybrid. Mesin ini hanya bisa didapatkan pada varian Fronx GL alias varian bawah.
Mesin ini menghasilkan tenaga 103,2 hp pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 138 Nm di 4.400 rpm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui pilihan transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.
Eksterior
Bicara soal desain, Fronx bisa dibilang model Suzuki dengan karakter paling terlihat dinamis saat ini. Suzuki memainkan berbagai elemen desain yang membuat tampilan Fronx terlihat sangat atraktif sebagai crossover 5 penumpang. Seakan cocok dijadikan sebagai partner berkendara kaum muda dan aktif.
Siluet keseluruhan Fronx terlihat identik dengan Baleno hatchback terbaru, karena memang keduanya berbagi platform. Sangat terlihat dari siluet bagian samping, namun dengan atap Fronx yang melandai di bagian belakang untuk ciptakan Kesan coupe. Lalu dengan rangkaian body cladding untuk kuatkan karakter tangguh khas SUV di sekujur body.
Fronx mudah dikenali sebagai model SUV/crossover terkini Suzuki, terutama saat menilik fascia depannya. Kombinasi split headlight dan grille dengan aksen chrome tebal melintang di antara lampu depan, mengingatkan dengan gaya desain Grand Vitara. Area grille heksagonal yang besar dihiasi kisi-kisi berwarna hitam gloss, sementara area lampu utama tampilkan tiga unit pemancar cahaya, masing-masing headlights, lampu sein dan lampu kabut (fog lamp).
Bagian samping dihiasi velg alloy berdiameter 16 inci dengan desain dinamis. Velg turut menjadi penanda perbedaan varian Suzuki Fronx. Untuk varian GL dan GX, velg tampil dengan nuansa two-tone, sementara varian SGX punya warna hitam gloss.
Beralih ke area belakang, kesan modern ditampilkan oleh lampu belakang yang disambungkan LED bar dari kiri ke kanan. Untuk varian SGX, teknologi LED digunakan untuk seluruh bagian lampu belakang. Selain itu, Fronx juga sudah dilengkapi dengan fitur tambahan seperti wiper belakang, defogger, spoiler, dan antena model shark fin.
Varian tertinggi SGX akan hadir dengan empat pilihan warna: Prime Cool Black, Savana Ivory, Pearl Snow White, serta warna baru Ice Grayish Blue. Semuanya akan dikombinasikan dengan atap berwarna hitam (dual tone). Varian GX memiliki opsi Prime Cool Black, Pearl Snow White, Metallic Magma Grey, dan Metallic Savana Ivory. Sedangkan varian terendah GL ditawarkan dalam warna Prime Cool Black, Pearl Snow White, dan Magma Grey.
Interior dan Kenyamanan
Penampilan interior Suzuki Fronx memberikan perpaduan antara praktisnya fungsionalitas dan visual yang menarik perhatian. Bisa dilihat terutama dari dashboard yang dibuat bertingkat desainnya, serupa pada Suzuki Baleno. Namun, ia diberikan kombinasi warna burgundy, hitam dan alumunium brush.
Area kokpit menyajikan setir flat-bottom, dengan penyetelan tilt dan telescopic. Desain sama seperti setir Baleno, Grand Vitara, XL7 dan Ertiga. Sudah menjadi standar, sejumlah tombol dipasangkan pada palangnya untuk mengatur multimedia dan adaptive cruise control. Di baliknya terpasang paddle-shift yang memberikan keleluasaan pengemudi untuk memindahkan gigi untuk sensasi lebih intuitif.
Pada area pengemudi diberikan panel instrumen analog dengan kombinasi panel MID digital. Satu fitur unggulan lainnya adalah Head-Up Display (HUD), yang memproyeksikan informasi mengenai kendaraan terutama kecepatan. Ini membantu pengemudi lebih fokus melihat jalan tanpa harus menoleh ke panel instrumen, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam berbagai situasi berkendara.
Pengaturan AC masih mengandalkan model tuas yang dipadukan layar digital. Ini mengizinkan pengguna melakukan penyetelan secara presisi. Sedangkan sisi sebelah kanan, tepatnya di bawah kemudi tersemat sejumlah tombol fitur. Start Stop Engine yang mengindikasikan kunci bergaya keyless. Kemudian terdapat tombol DSBS, LDW, LDP, Parking Sensor, Idling Stop, pengaturan HUD, ESP, kamera 360 dan levelling lampu utama.
Jok Fronx dibuat ergonomis dengan pelapis kombinasi kulit sintetis dan kain. Kelirnya dual-tone hitam dan burgundy yang memberikan sentuhan mewah. Baris kedua memiliki fungsi pelipatan dengan komposisi 60:40. Ini bertujuan memberikan tambahan ruang kargo yang dapat diatur secara fleksibel sesuai kebutuhan.
Suzuki Fronx punya jok yang dibuat ergonomis, dengan kombinasi material kulit sintetis dan kain. Nuansa dual-tone hitam dan burgundy memberikan sentuhan mewah. Baris kedua memiliki fungsi pelipatan dengan komposisi 60:40. Ini bertujuan memberikan tambahan ruang kargo yang dapat diatur secara fleksibel sesuai kebutuhan.
Fitur Keamanan dan ADAS
Salah satu menu utama dari Suzuki Fronx adalah rangkaian fitur keselamatan canggih, alias ADAS (advanced driver assistance systems). Dan untuk line up Suzuki di Indonesia sekarang, Fronx menjadi model dengan ADAS terlengkap. Selain tingkatkan keselamatan, beberapa aspek mengemudi menjadi lebih praktis dengan adanya ADAS.
Hadir dengan kemasan Suzuki Safety Support, fitur ADAS pada Suzuki Fronx tersedia untuk varian SGX, alias tertinggi. Daftar fiturnya yakni:
- Dual Sensor Brake Support II (DSBS II)
- Blind Spot Monitor (BSM)
- Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
- Adaptive Cruise Control (ACC)
- Lane Keep Assist (LKA)
- Lane Departure Prevention
- High Beam Assist (HBA)
- Vehicle Swaying Warning
Selain itu, Fronx juga telah dilengkapi fitur keselamatan standar seperti 6 airbags, ABS, EBD, Electronic Stability Programme (ESP), serta Hill Hold Control dan sensor parkir seperti dilansir dari Carvaganza.com.