Petani di Siak Tersenyum, Harga Gabah Capai Rp6.700 per Kg

Sabtu, 31 Mei 2025 | 09:17:00 WIB

CELOTEHRIAU - - Petani di Kabupaten Siak akhirnya bisa tersenyum lebar. Musim panen ini harga gabah basah petani dibeli dengan harga tinggi mencapai Rp6.700 per kilogramnya.

Tahun sebelumnya harga gabah di Siak hanya berkisar Rp5.000 per kilogramnya. Banyak petani sawah mengeluh karena harga segitu tak seimbang dengan biaya produksi, apalagi pupuk subsidi kian sulit didapat.

Salah satu petani di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Samsudin (49) merasa bersyukur dengan kenaikan harga komoditas ini. Namun ia menyayangkan hasil panennya tidak sebanyak musim lalu.

"Alhamdulillah hasil panen saya masih keluar enam ton lebih, saya punya lahan seluas 1,3 hektare. Kemarin panen dibeli dengan harga Rp6.700," katanya.

Menurut Samsudin, kesejahteraan petani padi di Kabupaten Siak terjamin dengan harga seperti sekarang. Ia berharap harga jual gabah stabil dan bertahan di angka itu hingga musim panen depan.

Tentunya dengan kondisi saat ini, ekonomi petani dapat menjamin taraf hidup lebih baik. Namun, kondisi harga seperti sekarang belum tentu bisa dirasakan petani lain yang belum memasuki masa panen.

"Untuk di Kampung Bungaraya sudah hampir habis, kalau untuk yang lain mudah-mudahan masih ketemu harga seperti sekarang," kata Mulyono (41), pengepul padi Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Jumat (30/5/2025).

Mulyono menjelaskan, gabah yang dibelinya ke petani ia jual ke penggilingan lokal, tetapi ada juga pengepul lain yang hasil gabah di Siak dijual ke luar daerah.

"Padinya saya antar ke Kilang Siak Subur Sejahtera (SSS) di Kampung Temusai. Kalau yang lain ada juga yang dibawa ke Pakam, Sumatera Utara (Sumut)," katanya.

Namun, seiring harga gabah naik, justru hasil panen padi khususnya di Kecamatan Bungaraya mengalami penurunan dibandingkan musim panen lalu.

"Kalau hasil panen rata-rata di Kampung Bungaraya sekitar lima ton per hektare. Kondisi ini berbanding terbalik dengan musim lalu sekitar tujuh ton per hektare dengan harga cuma Rp5.800 per kilogramnya," ungkapnya.

Terkini