Tanggapi Usulan Dewan Soal Bonus Atlet PON, Kadispora Riau: Kita Komunikasikan ke Pimpinan

Rabu, 16 Juli 2025 | 17:30:00 WIB

PEKANBARU, celotehriau.com - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau sangat menerima usulan berbagai pihak terkait dengan pemberian bonus atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 lalu, termasuk usulan dari Anggota DPRD Riau.

Pasalnya, hingga kini bonus untuk atlet Riau yang berprestasi PON tahun lalu belum dibayarkan karena defisit anggaran. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini hanya mampu membayarkan 45 persen dari total bonus yang dijanjikan.

Lantaran tak sesuai dengan nilai bonus yang dijanjikan, para atlet PON pun menolak. Mereka meminta agar bonus dibayarkan penuh sesuai Pergub yang telah dijanjikan di awal keberangkatan PON.

Salah satu usulan yang disampaikan Anggota DPRD Riau adalah tunda bayar. Dengan artian, bonus atlet-atlet PON dibayarkan penuh namun ditunda pembayarannya. 

Solusi ini disamakan dengan para kontraktor yang telah menyelesaikan proyeknya namun dibayarkan lewat tunda bayar. Begitu juga dengan atlet-atlet yang telah mengharumkan nama Riau lewat prestasinya di tingkat nasional, diharapkan dapat perlakuan sama.

Selain itu, ada juga usulan dari Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Riau, Androy Ade Rianda agar pemberian bonus itu dibantu oleh Corporate Social Responsibility (CSR) maupun BUMD. 

Bonus tetap dibayarkan penuh sesuai yang dijanjikan. Pemprov Riau membayar setengah atau sesuai dengan kemampuan daerah sementara sisanya dibantu oleh CSR ataupun kontribusi perusahaan lainnya.

Menanggapi usulan tersebut, Kadispora Riau Erisman Yahya mengaku sangat menerima saran dan masukan terkait solusi pembayaran bonus tersebut. Namun dirinya mengaku tidak bisa memutuskan hal tersebut.

"Pada prinsipnya kita terima masukan dan saran terkait bonus tersebut. Tapi kita tidak bisa berbicara banyak di tengah kondisi saat ini, dan kita akan komunikasikan juga dengan pimpinan," ujar Erisman, Rabu (16/7/2025).

Terkini