Data Pemilih Riau Diperbarui, Total 5.072.178 Orang Masuk Daftar

Jumat, 12 Desember 2025 | 16:09:00 WIB

PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menetapkan 5.072.178 pemilih sebagai hasil Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025. 

Penetapan dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka di Kantor KPU Riau, dipimpin Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan dan diikuti seluruh anggota KPU, KPU kabupaten/kota, serta unsur Forkopimda.

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Riau, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa jumlah pemilih terdiri dari 2.569.805 laki-laki dan 2.502.373 perempuan. Ia menegaskan bahwa seluruh data telah melalui verifikasi administrasi dan faktual.

 “Setiap data yang ditetapkan telah dicermati berlapis, baik dari sisi kependudukan maupun kondisi lapangan,” ujarnya.

Ketua KPU Riau, Rusidi Rusdan, menjelaskan bahwa pemutakhiran dilakukan melalui koordinasi dengan Disdukcapil dan instansi terkait, serta verifikasi langsung bila diperlukan. “Kami memastikan pencocokan dan penelitian data berjalan sesuai sasaran PDPB, termasuk turun langsung menemui pemilih,” kata Rusidi.

Ia menegaskan bahwa akurasi data menjadi syarat utama penyelenggaraan pemilu yang terpercaya.

Pemutakhiran kali ini mencakup 172 kecamatan dan 1.862 desa/kelurahan di seluruh Riau. Pembaruan data meliputi penambahan pemilih baru, pensiunan TNI/Polri, perpindahan domisili, perubahan status, hingga pencoretan pemilih meninggal dunia. Seluruh perubahan diproses melalui mekanisme verifikasi formal.

KPU Riau juga menerima masukan dari Bawaslu Riau dan perwakilan partai politik. Setiap saran telah ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas daftar pemilih. Rusidi menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak sehingga proses PDPB berjalan lancar.

KPU menegaskan bahwa pemutakhiran daftar pemilih dilakukan secara berkelanjutan setiap triwulan di tingkat kabupaten/kota dan setiap semester di tingkat provinsi, sebagai dasar penyelenggaraan pemilu dan pilkada yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terkini