Debut Internasional, Bimo Bawa Merah Putih di Ring Muaythai Malaysia

Kamis, 18 Desember 2025 | 15:30:00 WIB

PEKANBARU - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Muaythai asal Pekanbaru, Riau, Bimo. Ia dipastikan akan membawa nama Indonesia ke kancah internasional pada ajang Fury Redemption Strawweight Bout Muaythai di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28 Desember 2025 mendatang.

Pertandingan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Bimo, lantaran untuk pertama kalinya ia akan bertanding di luar negeri dengan membawa bendera Merah Putih dan mewakili Indonesia dalam laga internasional melawan atlet tuan rumah Malaysia.

Bimo mengaku persiapan yang dijalaninya kali ini jauh lebih maksimal dibanding pertandingan sebelumnya. Hal itu dilakukan karena ajang ini merupakan debut internasional sekaligus mimpi yang telah lama ia dambakan sejak awal menekuni dunia bela diri.

“Persiapan kali ini sangat ekstra karena ini event perdana saya membawa bendera Indonesia ke luar negeri dan ini salah satu impian saya. Dalam sehari saya latihan sampai tiga kali, kadang di manajemen, kadang di camp. Pola makan, pola tidur, suplemen, dan vitamin juga benar-benar dijaga,” ujar Bimo, Kamis (18/12/2025).

Ia menuturkan, pengalaman dari pertandingan-pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan performa. Jika sebelumnya latihan hanya dilakukan dua kali sehari, kini intensitas latihan ditingkatkan menjadi tiga kali sehari dengan fokus pada teknik, mental, dan pengendalian emosi.

“Dari pertandingan sebelumnya banyak pelajaran yang saya ambil. Sekarang latihannya ditingkatkan, bukan cuma fisik dan teknik, tapi juga mental dan emosional,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai target pertandingan, apakah mengejar kemenangan angka atau knockout (KO), Bimo menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menunjukkan peningkatan performa di atas ring.

“Saya ingin menunjukkan performa saya. Saya sudah latihan lebih dari sebulan dengan keras. Saya ingin orang-orang melihat bahwa performa saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Kalau KO itu bonus,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bimo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang selama ini berperan besar dalam perjalanan kariernya, terutama orang tua, orang-orang terdekat, manajemen, pelatih, tim camp, serta sang kekasih yang selalu mendampinginya.

“Ini first time buat saya dan ini salah satu mimpi saya membawa bendera Indonesia. Tentu saya ingin menang dan memberikan yang terbaik,” pungkas Bimo.

Dalam kesempatan itu, Manajer Bimo, Dewi Yulianita, menjelaskan bahwa perannya lebih difokuskan pada pengelolaan seluruh aktivitas dan kebutuhan atlet. Bimo saat ini berada di bawah naungan Eldee Management, manajemen yang baru dibentuk sekitar enam bulan terakhir.

“Selama ini banyak atlet yang bingung setelah berlatih harus ke mana dan bagaimana berkarier. Mereka menghabiskan hidupnya untuk latihan, tapi setelah pensiun sering kali tidak tahu harus menjadi apa. Itu yang ingin kami ubah. Atlet harus menjadi profesi yang terhormat,” ujar Dewi.

Ia menjelaskan, partisipasi Bimo dalam ajang Fury Redemption yang merupakan bagian dari Fury Championship Malaysia menjadi langkah awal manajemen dalam membuka jalan karier atlet ke level yang lebih tinggi. Pada laga tersebut, Bimo akan tampil membawa nama Indonesia dalam duel Indonesia versus Malaysia.

Menurut Dewi, sejak awal Bimo sudah menunjukkan potensi besar, namun belum berkembang maksimal karena keterbatasan wadah dan perhatian. Dengan adanya manajemen, potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara lebih terarah dan profesional.

“Target kami ke depan, Bimo bisa masuk event besar seperti Byon Combat atau HSS dan menembus One Champions,” tambahnya.

Dewi mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan dukungan, baik dari sisi materi maupun pandangan sebagian pihak, mengingat manajemen masih baru dan berjuang dari nol.

“Kami memang berjuang sendiri, baik atlet maupun manajemen. Tantangannya cukup banyak, mulai dari pendanaan hingga pandangan orang yang masih meremehkan,” katanya.

Terkait dukungan dari pemerintah daerah, Dewi menyebut hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan dukungan tersebut. Meski demikian, Eldee Management membuka diri untuk kerja sama sponsorship ke depannya.

“Kami terbuka untuk sponsor dari siapa pun. Kami ingin menunjukkan dulu hasil kerja kami. Harapannya, setelah ini kepercayaan akan datang dengan sendirinya,” cakapnya.

Ia berharap, Bimo dapat memberikan hasil terbaik dan membawa kebanggaan bagi Indonesia pada ajang internasional tersebut. “Harapan kami sederhana, Bimo bisa memberikan yang terbaik,” tutupnya.

Terkini