CELOTEHRIAU - - Sebuah insiden terjadi saat Al-Ahli berhasil mengalahkan Al-Nassr 3-2, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB. Seusai pertandingan yang berjalan ketat itu, seorang staf Al-Ahli berlari ke dalam lapangan.
Seperti yang lainnya ia berupaya memeluk para pemain Al-Ahli yang sudah berjuang keras mengalahkan Cristiano Ronaldo dkk. Masalah terjadi saat ia melewati Ronaldo dan Joao Felix.
Dari video yang beredar di media sosial, staf tersebut seolah mengucapkan kata bernada provokasi sehingga membuat Ronaldo dan Joao Felix terlihat kesal.
Keduanya bahkan berupaya mengejar staf tersebut yang tengah memeluk kiper Al-Ahli, Abdurrahman Al-Sanbi. Namun Ronaldo justru akhirnya mengurungkan niatnya untuk mengklarifikasi upaya provokasi itu.
Berbeda dengan Joao Felix yang justru masih merasa kesal dengan tindakan staf tersebut. Ia bahkan terlibat adu mulut dengan staf tersebut sambil menunjuk ke arah Ronaldo.
Perdebatan sangat sengit sampai-sampai staf Al-Ahli itu berani mendorong kepala Joao Felix.
Tidak diketahui provokasi apa yang diucapkan oleh staf Ah-Ahli itu. Hanya saja berdasarkan penelusuran, Sabtu (3/1/2026), diduga staf Al-Ahli meneriakkan nama Lionel Messi saat ia mendekati Ronaldo.
"Dia terlihat kesal karena staf itu menyebut nama Messi," tulis seorang pengguna media sosial.
"Ronaldo terlihat kesal, tetapi Joao Felix yang pasang badan. Unik," sebut pengguna media sosial lainnya.
"Sejak kapan Joao Felix jadi bodyguard Ronaldo," ledek pengguna media sosial lainnya.
Hingga kini belum diketahui siapa staf ahli Al-Ahli yang memprovokasi Ronaldo. Al-Ahli dan Al-Nassr juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait provokasi itu.